Mohon tunggu...
Gunawan
Gunawan Mohon Tunggu... Dosen - Dosen

Sekedar ingin berbagi melalui tulisan

Selanjutnya

Tutup

Humor

Anas, Anis dan Anus

23 Februari 2013   17:18 Diperbarui: 24 Juni 2015   17:49 1064
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

[caption id="" align="aligncenter" width="244" caption="img - kompasiana.com"][/caption]

Tiga nama ini sangat unik dan hanya beda huruf vokal tengah saja yaitu a,i,dan u. Ketiga nama ini mempunyai persamaan dan pertalian yang kuat dari segi bahasa dan makna kata. Menurut buku yang belum terbit karya Gunawan seorang kompasianer yang namanya mengakherat (lebih hebat daripada mendunia).

Menurut buku tersebut dikatakan, “Anas dan Anis sama-sama pemimpin partai, sedangkan Anas dan Anis masing-masing memiliki anus. Kalau tidak punya bisa berbahaya.

Anus adalah saluran pembuangan kotoran, jadi yang kotor-kotor dibuang melalui lubang anus. Tetapi ada juga yang menyalah gunakan anus sehingga bisa berbahaya bagi kesehatan dan mental. Karena lubang yang untuk membuang malah untuk memasukan “sesuatu”. “Sesuatu” ini bisa multitafsir yang akhirnya ditafsirkan sebagai 3 dus mi instan yang sudah kadaluarsa.

Kembali ketopik diatas bahwa Anas telah dibuang karena dituduh terlibat kasus penyalah gunaan (bukan penyalah gunaan anus) tapi korupsi. Namun Anas tidak dibuang melalui anus. Sedangkan Anis menggantikan orang yang dibuang dengan kasus yang penyalah gunaan daging sapi yang ada anusnya .

Jadi memang ada hubungan yang sangat erat antara Anas,Anis dan Anus.

Salam Kenthir

[caption id="attachment_228481" align="aligncenter" width="448" caption="img - kompasiana.com"]

1361469912995996440
1361469912995996440
[/caption] [caption id="attachment_228482" align="aligncenter" width="112" caption="img - kompasiana.com"]
13614699441617975293
13614699441617975293
[/caption]

Mohon tunggu...

Lihat Konten Humor Selengkapnya
Lihat Humor Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun