Mohon tunggu...
Kompasianer METTASIK
Kompasianer METTASIK Mohon Tunggu... Lainnya - Menulis itu Asyik, Berbagi Kebahagiaan dengan Cara Unik

Metta, Karuna, Mudita, Upekkha

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Puisi: Sorotan Sepasang Mata

24 Februari 2022   20:54 Diperbarui: 24 Februari 2022   21:03 318
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Puisi: Sorotan Sepasang Mata (diolah pribadi, gambar: unsplash.com)

Lihai menilai, lihai pula meniru.

Sering menjadi saksi dari beragam peristiwa hati.

Menjadi kuat karena berpasangan, tak bisa sendiri apalagi tak berfungsi.

**

Terkadang rasa syukur tergeser, karena ia sering melihat fenomena diluar bukan di dalam diri.

Tak terlupakan dari polesan berwarna, sentuhan kaum feminin yang rindu pada indahnya romansa.

**

Inilah sorotan sepasang mata, menyorot dan memotret apapun yang hilir mudik.

Sekali memotret, lahirlah lintasan kenangan yang memberi beragam hasrat.

**

Terketuk dalam hati, membisik dalam kalbu banyak insani.

Sepasang pemantik kenangan yang tak pernah lupa menjadi kiri dan kanan dalam bercerita.

**

Jakarta, 24 Februari 2022

Penulis: Yuniar untuk Grup Penulis Mettasik

Dokumen Pribadi, Mettasik, Yuniar
Dokumen Pribadi, Mettasik, Yuniar

Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun