Mohon tunggu...
Gregorius Nafanu
Gregorius Nafanu Mohon Tunggu... Petani - Pegiat ComDev, Petani, Peternak Level Kampung

Dari petani, kembali menjadi petani. Hampir separuh hidupnya, dihabiskan dalam kegiatan Community Development: bertani dan beternak, plus kegiatan peningkatan kapasitas hidup komunitas lainnya. Hidup bersama komunitas akar rumput itu sangat menyenangkan bagiku.

Selanjutnya

Tutup

Vox Pop Pilihan

Selamat Jalan Juli Penuh Heboh di Negeri +62

31 Juli 2022   17:58 Diperbarui: 1 Agustus 2022   08:26 556
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Perlawanan keluarga Brigadir J pun dimulai, ketika jenazah almarhum dibawa ke rumah orang tuanya di Jambi, pada tanggal 9 Juli 2022.

 Pihak keluarga bersikukuh untuk membongkar peti jenazah dan memastikan apa yang terjadi dengan anak mereka, Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat.

Melalui pengacara keluarga Kamaruddin Simanjuntak SH, pihak keluarga pun resmi melaporkan kasus ini. Dugaannya, bukan baku tembak akibat adanya kasus pelecehan dan teriakan Ibu Putri (isteri pak Sambo), tetapi merupakan pembunuhan berencana.

Dukungan pun mengalir dari masyarakat terhadap pengungkapan kasus ini. Kasus kematian Brigadi J menjadi trending topik di berbagai media sosial. Para wartawan pun berlomba-lomba untuk meliput berita terkini, dan dimuat dalam media mereka.

Masyarakat, media, pejabat hingga pejabat tinggi negara pun mengikuti perkembangan pengungkapan kasus ini. Bahkan Presiden Joko Widodo meminta, agar pengungkapan kasus ini dilakukan secara terbuka. Apa adanya dan jangan ditutupi.

Upacara pemakaman Brigadir J setelah autopsi ulang, Rabu 27 Juli 2022 di Jambi. Dok  detik.com/istimewa
Upacara pemakaman Brigadir J setelah autopsi ulang, Rabu 27 Juli 2022 di Jambi. Dok  detik.com/istimewa

Menuai Penonaktifan 

Agar penyusutan berjalan dengan lancar, maka Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memutuskan untuk menonaktifan Irjen Ferdy Sambo dari Kadiv Propam pada Rabu malam, 20 Juli 2022. Sebab, kasus ini terjadi di rumah dinasnya, melibatkan isteri dan ajudannya.

Tak hanya Irjen Sambo. Di saat yang sama, Kapolri juga menonaktifkan Brigjen Hendra Kurniawan dari Karo Paminal Divpropam Polri dan Kombes Budhi Herdi Susianto dari Kapolres Jakarta Selatan.

Belum Ada Tersangka

Sekali pun telah dilakukan pemanggilan terhadap Bharada E sebagai saksi dan ekshumasi terhadap jenazah  alm. Brigadir Yosua pada 27 Juli 2022, belum ada kejelasan mengenai sebab-musebab kematian mengenaskan ini. Apalagi ketua tim forensik menyampaikan, memerlukan 4-8 pekan untuk mengungkapkan hasil autopsi ulang ini.

Kurang berkembangnya kasus ini membuat media massa dan masyarakat bertanya-tanya. Bahkan, para kreator konten memanfaatkan potongan-potongan foto dan video peristiwa ini untuk diunggah di akun mereka. Judul pun terlihat tidak sinkron dengan isi.

Maut diujung Penembakan Isteri Kopda M

Kopda Muslimin. Mati setelah ketahuan menjadi otak  penembakan isterinya sendiri. Dok okezone.com
Kopda Muslimin. Mati setelah ketahuan menjadi otak  penembakan isterinya sendiri. Dok okezone.com

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Vox Pop Selengkapnya
Lihat Vox Pop Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun