Mohon tunggu...
Gregorius Nafanu
Gregorius Nafanu Mohon Tunggu... Pegiat ComDev, Petani, Peternak Level Kampung

Dari petani, kembali menjadi petani. Hampir separuh hidupnya, dihabiskan dalam kegiatan Community Development: bertani dan beternak, plus kegiatan peningkatan kapasitas hidup komunitas lainnya. Hidup bersama komunitas akar rumput itu sangat menyenangkan bagiku.

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan Pilihan

Mari Memanfaatkan KIP-Kuliah Sebaik Mungkin!

3 April 2022   23:17 Diperbarui: 4 April 2022   13:12 491
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Kartu Indonesia Pintar Kuliah. Foto: kip-kuliah.kemdikbud.go.id

Mendapatkan beasiswa. Siapa sih yang tidak senang?

Pelajar atau mahasiswa penerima pasti merasa bangga. Orang tua tersenyum lega. Sebab ketika seorang anak mendapatkan beasiswa, otomatis biaya pendidikan yang harus ditanggung oleh orang tua menjadi berkurang. Bahkan, seluruh biaya hidup ditanggung oleh pemberi beasiswa, untuk beasiswa berkategori full scholarship.  

Terdapat beragam beasiswa yang dapat diakses oleh mahasiswa, baik dari cakupan maupun sumbernya. Nominal biaya yang diterima pun berbeda-beda. Tergantung dari kesanggupan pemberi beasiswa.

Nominal, seharusnya tidak perlu terlalu dipersoalkan. Sebab pemberi beasiswa biasanya telah menetapkan maksud dan tujuan meluncurkan scholarship bagi kelompok yang disasar.

Apapun yang diperoleh, entah besar atau kecil sepatutnya dimanfaatkan sebaik mungkin. Memiliki tekad untuk menamatkan pendidikan tepat waktu, dengan prestasi yang membanggakan.

Salah satu kegiatan para peneriman beasiswa di Undana Kupang. Foto:undana.ac.id
Salah satu kegiatan para peneriman beasiswa di Undana Kupang. Foto:undana.ac.id

Beasiswa Penuh versus Parsial

Dari cakupan pembiayaan, kita mengenal dua macam beasiswa. Yang pertama adalah beasiswa penuh atau full scholarsip. Selain membiayai SPP atau uang semester, sponsor juga mengalokasikan dana untuk biaya hidup lainnya. Akomodasi, transportasi, asuransi dan sarana pendukung belajar dimasukkan semua dalam komponen beasiswa sampai dengan tamat kuliah.

Selain beasiswa penuh, ada juga beasiswa parsia. Artinya, sponsor hanya menanggung separuh dari biaya yang ada. Boleh jadi hanya menanggung SPP, kursus singkat, sarana pendidikan, dan lain-lain sesuai dengan syarat yang telah ditetapkan.

Sementara sumber-sumber pemberi beasiswa juga lumayan beragam. Di antaranya berasal dari pemerintah, perusahaan swasta, yayasan atau organisasi, Perguruan Tinggi bahkan berasal dari negara-negara donatur luar negeri.

Kita bersyukur, setiap kali ada pergantian rezim pemerintahan, bantuan pendidikan selalu ada. Sebelum peluncuran beasiswa lewat KIP, ada juga bidik misi. Bahkan zaman orde baru, cukup banyak beasiswa yang diberikan. Yang paling terkenal, beasiswa Supersemar. 

Tentu saja, semua syarat dan kondisi berlaku bagi siapa saja yang ingin memgakses beasiswa dimaksud.

KIP Kuliah 2022

Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah 2022 adalah salah satu beasiswa yang diluncurkan oleh Pemerintah RI. Jika membuka jadwal website kemdikbud, https://kip-kuliah.kmedikbud.go.id, maka kita akan membaca beberapa  informasi penting di sana. Diantaranya terkait pendaftaran akun siswa KIP-Kuliah berlangsung dari tanggal 2 Februari 2022 hingga 31 Oktober 2022.

Waktu yang cukup lama bagi calon pengakses bersama dengan orangtuanya untuk menyiapkan dokumen-dokumen penting yang akan di-upload melalui Perguruan Tinggi yang menyediakan KIP-Kuliah ini. Bantuan pendidikan ini tak hanya disalurkan melalui Universitas Negeri, tetapi juga diluncurkan melalui Perguruan Tinggi Swasta dan Politeknik Negeri. 

PTN penerima peserta KIP-K tertinggi di tahun 2021. Foto: edukasi.sindonews.com
PTN penerima peserta KIP-K tertinggi di tahun 2021. Foto: edukasi.sindonews.com

Para calon pengakses KIP-K perlu mencari informasi yang banyak sehingga tidak ketinggalan dalam mengikuti tahapan-tahapan pendaftaran. Jangan sampai kaget-kaget, sudah ditutup.

Bagi  kita yang tergolong dalam ekonomi lemah, bisa berharap untuk tetap melanjutkan sekolah hingga ke jenjang Perguruan Tinggi. Tinggal mengecek, perguruan tinggi mana yang menerima peserta KIP-Kuliah. Setelah tahu, segera menyiapkan segala dokumen yang diperlukan untuk di-upload melalui website Perguruan Tinggi yang bersangkutan.

Ponakan saya, bahkan mencaritahu sendiri dari kakak kelasnya, lalu dibimbing untuk mengisi data-data yang diperlukan. Hingga kini, semua persyaratan sudah hampir rampung. 

Ayo anak-anak dan adik-adik, mari berburu informasi.

Tak perlu malu untuk bertanya. Sebab jika kita malu bertanya, maka kita akan tersesat di jalan. 

Setelah menemukan jalan pulang, ternyata semua kesempatan telah terbang meninggalkan kita.

Ayo...badaftar rame-rame (lho...jadi ingat salah satu iklan Pemilu yang pernah tenar ya).

Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana. Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun