Mohon tunggu...
Gregorius Nafanu
Gregorius Nafanu Mohon Tunggu... Petani - Pegiat ComDev, Petani, Peternak Level Kampung

Dari petani, kembali menjadi petani. Hampir separuh hidupnya, dihabiskan dalam kegiatan Community Development: bertani dan beternak, plus kegiatan peningkatan kapasitas hidup komunitas lainnya. Hidup bersama komunitas akar rumput itu sangat menyenangkan bagiku.

Selanjutnya

Tutup

Money Pilihan

Migor Langka Mendadak Muncul dengan Harga Fantastis

21 Maret 2022   12:11 Diperbarui: 21 Maret 2022   16:27 254
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Migor mendadak muncul setelah HET dihapus. Dok Tribunnews.com

Tidak semua emak-emak sih. Keluarga berkategori mampu, tidak akan melakukan kegiatan tersebut. Antri berjam-jam hanya untuk mendapatkan satu kemasan minyak goreng. Kenaikan harga, masih tidak berpengaruh terhadap pengaturan ulang pengeluaran bulanan rumah tangga mereka. Dan karenanya, kelompok yang merasa tidak kena dampak ini lebih banyak memilih diam. Tak bersuara. 

Bisakah Presiden Me-reshuffle Mendagnya?

Tentu saja bisa. Presiden dengan hak prerogatifnya dapat mengangkat dan memberhentikan para menteri setiap saat. Dengan pertimbangan dan Untuk apa dipertahankan jika tak becus bekerja? Bukankah mereka dilibatkan untuk menyukseskan janji-janji Politik dari Presiden saat berkampanye?

Lebih dari itu, tentunya harus bisa berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan seluruh elemen masyarakat Indonesia. Bukan sebatas pada kelompok dan kroni-kroninya.

Lagi pula, bukan hanya persaoalan Minyak goreng. Persoalan kedelai secara nasional pun belum dapat diatasi dengan baik.

Dalam kondisi carut-marut seperti ini, harapan setiap warga tentu saja ditujukan kepada pemimpin mereka. Pemimpin yang mampu membawa rakyatnya keluar dari persoalan yang sedang dihadapi. Pemimpin yang berani mengubah suatu kebijakan sesuai dengan kewenangan yang melekat padanya.

Harapan kami, warga kecil ini adalah tetap bertahan hidup dalam kondisi yang serba terbatas. Kami tak berharap untuk mendapatkan berbagai bantuan langsung. Tetapi lebih pada bagaimana menciptakan iklim yang kondusif bagi kami untuk berusaha. Menjadi nyaman di rumah sendiri.

Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Money Selengkapnya
Lihat Money Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun