Mohon tunggu...
Gracia Yosephine Matondang
Gracia Yosephine Matondang Mohon Tunggu... Jurnalis - Calon Penulis

Mahasiswa Ilmu Komunikasi, FISIP, UAJY.

Selanjutnya

Tutup

Healthy Pilihan

Dinda Shafay Buat Eksperimen Cairan Antiseptik untuk Diffuser, Panen Hujatan Netizen

15 April 2020   15:32 Diperbarui: 15 April 2020   15:59 435
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Selebgram Dinda Shafay yang Melakukan Eksperimen Membuat Cairan Antiseptik Dettol sebagai Cairan Diffuser (sumber: Instagram Dinda Shafay)

Sempat Trending di Twitter pada Rabu, (15/04), Selebgram Dinda Shafay dihujat netizen karena eksperimennya yang menjadikan antiseptik Dettol sebagai cairan diffuser. Namun, aksinya tersebut tidak mendapat dukungan dari netizen karena dianggap dapat menyesatkan masyarakat terkait dengan penanganan COVID-19.

Sebelum eksperimen ini, Dinda juga mendapat kecaman karena memberikan tips 'konyol' pada pengikutnya. Dilansir dari kumparan.com, Dinda mengunggah foto menggunakan sarung tangan lateks saat belanja ke supermarket. Hal ini dilakukan agar terhindar dari virus corona. Padahal pemakaian sarung tangan lateks hanya digunakan sebagai APD tim medis di rumah sakit. 

Unggahan Instastory Dinda Shafay Menggunakan Sarung Tangan Lateks di Supermarket (Sumber: Instagram Dinda Shafay)
Unggahan Instastory Dinda Shafay Menggunakan Sarung Tangan Lateks di Supermarket (Sumber: Instagram Dinda Shafay)

Selain itu, Dinda juga membuat video tutorial hand sanitizer menggunakan aloe vera gel. Namun, hand sanitizer buatan Dinda juga tidak dianjurkan menurut takaran yang telah dibuat oleh WHO.


Lalu tak lama setelah itu, munculah eksperimen ini. Walaupun sudah diunggah sejak Maret 2020, video ini kembali diperbincangkan dan viral di media sosial, hingga menjadi trending di Twitter. Netizen pun beramai-ramai menuliskan komentarnya di Twitter. 

Dinda Shafay menjadi trending di Twitter (15/04)
Dinda Shafay menjadi trending di Twitter (15/04)

Di sisi lain, diffuser merupakan alat yang dapat mengubah menjadi uap halus. Biasanya, alat ini digunakan di dalam ruangan untuk memberikan efek relaksasi. Dalam unggahannya tersebut, Dinda menyarakan netizen dengan menggunakan satu botol air mineral, yang dicampur tanpa takaran dengan menggunakan cairan antiseptik Dettol. Ia juga memberikan tutorial lengkap dengan langkah-langkahnya.

Seperti yang tertera pada laman resmi Dettol, Cairan antiseptik ini diklaim dapat membunuh kuman penyebab penyakit. Namun, cairan ini hanya digunakan pada pemakaian luar saja.  

Dikutip dari suara.com, seorang dokter dengan akun @aan__ di Twitter menyanggah saran yang diberikan Dinda.

Dokter tersebut mengatakan bahwa di dalam cairan tersebut terdapat kandungan Chloroxylenol yang dapat mengiritasi mukosa saluran pernafasan. Menurut situs National Library of Medicine,  bahan kimia ini digunakan pada sabun antibakteri. Jika pemakaian pada bahan kimia ini salah, maka akan menyebabkan iritasi kulit, mata, dan jika dihirup dapat merusak kesehatan paru-paru.  

Sehingga penggunaan Chloroxylenol pada cairan antiseptik Dettol tidak dapat digunakan sebagai cairan untuk diffuser.

Saran Penggunaan Cairan Antiseptik Dettol yang Benar

Produk Cairan Antiseptik Dettol yang Digunakan Dinda Shafay sebagai Cairan Diffuser (Sumber: Dettol.com)
Produk Cairan Antiseptik Dettol yang Digunakan Dinda Shafay sebagai Cairan Diffuser (Sumber: Dettol.com)

Laman resmi Dettol menganjurkan penggunaan sebagai berikut:

  • Keperluan P3K, untuk membersihkan luka luar
  • Melindungi dari infeksi luka, lecet, dan gigitan serangga
  • Menghilangkan Ketombe
  • Merawat Jerawat dan Bisul
  • Pengganti Cairan Disinfektan

Penggunaan cairan ini juga dianjurkan agar tidak memakainya secara langsung, namun harus melarutkannya dengan air.

Nah, itu dia saran penggunaan cairan antiseptik yang benar. Jangan sampai salah dalam menggunakannya ya, karena pemakaian cairan antiseptik yang salah dapat membahayakan kesehatan seperti yang tertera di atas. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Healthy Selengkapnya
Lihat Healthy Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun