Mohon tunggu...
Giri Lumakto
Giri Lumakto Mohon Tunggu... Guru - Pegiat Literasi Digital

Digital Ethicist | Pemerhati Pendidikan Literasi Digital, Teknologi, dan Budaya | Curriculum Developer for Tular Nalar from Google.org | K'ers of The Year 2018 | LPDP 2016 | STA Australia Awards 2019 | LinkedIn: girilumakto | Twitter: @lumaktonian | email: lumakto.giri@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Artikel Utama

Bersih-bersih Sosmed ala Facebook, Twitter dan WhatsApp

23 Agustus 2018   21:31 Diperbarui: 24 Agustus 2018   13:59 901
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Clean Up Social Media - ilustrasi: theladders.com

Langkah-langkah korporasi sosmed diatas tergolong kuratif. Langkah tadi meredakan masalah yang ada saat ini. Entah masalah yang mungkin lebih rumit di masa datang. Yang diperlukan kita adalah langkah preventif. Satu-satunya adalah dengan mengedukasi generasi dengan literasi digital. Wacana yang kini seolah hanya menjadi trend.

Salam,

Solo 23 Agustus 2018

09:43 pm

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun