Mohon tunggu...
Gaganawati Stegmann
Gaganawati Stegmann Mohon Tunggu... Administrasi - Telah Terbit: “Banyak Cara Menuju Jerman”

Housewife@Germany, founder My Bag is Your Bag, co founder KOTEKA, teacher, a Tripadvisor level 6, awardee 4 awards from Ambassadress of Hungary, H.E.Wening Esthyprobo Fatandari, M.A 2017, General Consul KJRI Frankfurt, Mr. Acep Somantri 2020; Kompasianer of the year 2020.

Selanjutnya

Tutup

Video Ramadan Lebaran Pilihan

Siapin Menu Sahur dalam 5 Menit

3 Mei 2020   21:47 Diperbarui: 3 Mei 2020   21:38 554
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Ini kami buat sendiri dari daun Baerlauch yang tumbuh di hutan dan diblender lalu dicampuri dengan minyak goreng, garam, kacang-kacangan dan keju. 

Baerlauch rasanya lezat tapi baunya seperti bawang putih. Tanaman ini mengandung vitamin C, mineral, kalium, kalsium dan zat besi. Memakannya, saya percaya jadi seperti Olive dari Popeye, kuat sepanjang hari berpuasa. Meski mulutnya jadi bau, bukankah orang puasa yang mulutnya bau justru dikatakan bak  bau minyak wangi di surga?

4. Gurke atau ketimun Jerman

Sejak kecil, ibu membiasakan kami makan ketimun, bukan untuk masker wajah. Selain rasanya segar, ketimun mengandung vitamin B, C, K dan mineral.  

Bersyukur bahwa anak-anak ikut melestarikannya. Mereka suka banget dengan ketimun Jerman. Ah saya ingat, waktu mereka bayi, mereka suka saya pegangi satu batang dan mengunyahnya sampai ambyar.

5. Keju

Orang Eropa dikaitkan dengan keju sebagai salah satu bahan makanan. Karena iklimnya sering dingin, memungkinkan orang untuk membuat, menyimpan dan mengkonsumsinya. Kalau panas terus di Indonesia, keju cepat rusak. Malah bisa sakit perut.

Keju sebagai produk turunan susu sangat disukai  anak-anak sampai lansia Jerman karena diyakini mengandung vitamin D.

Baiklah, bahan-bahan tersebut di atas bisa diganti dengan persediaan Kompasianer yang ada di kulkas atau gudang makanan. Nggak usah dipaksakan apa-apa ada tapi apa adanya saja. 

Misalnya selai Maribella bisa diganti selai nanas yang banyak ada di toko Indonesia dan tersedia di rumah Anda. Sedangkan Gurke bisa diganti tomat yang banyak beredar di pasaran. 


Cara Menyiapkannya:

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Video Ramadan Lebaran Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun