Mohon tunggu...
Ahmad Fuad Afdhal
Ahmad Fuad Afdhal Mohon Tunggu... Dosen - Ph.D.

Pengamat isu sosial

Selanjutnya

Tutup

Bola

Siapa Kandidat Juara Barclays Premier League 2015-2016

28 Agustus 2015   15:12 Diperbarui: 28 Agustus 2015   15:12 1760
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Barclays Premier League  atau Lige Primer Inggris tahun kompetisi 2015-2016 baru saja dimulai. Sepertinya  masih terlalu dini untuk membuatr prediksi siapa kandidat juaranya. Apalagi di Liga ini selalu terjadi kejutan-kejutan, tidak seperti liga Spanyol atau liga Jerman yang jarang sekali terjadi kejutan.  Tapi, jangan salah bahwa dalam soal membuat prediksi di Eropa  sudah tradisi, melakukannya jauh sebelum dimulainya kompetisi. Bahkan majalah sepakbola terkenal, Four Four Two sealalu menerbitkan edisi khusus bersamaan dengan edisi bulan September 2015. Dalam edisi khusus itu terdapat prediksi dari semua kasta sepakbola yang ada di Inggris. Bahkan Skotlandia juga ada. Beberapa tahun terakhir majalah ini memuat prediksi dari liga-liga Spanyol, Jerman, Italia, dan Spanyol.

Akan halnya Liga Primer Inggris sampai dengan ditulisnya analisis ini baru melakukan tiga pertandingan. Klasemen sementara sampai dengan minggu ketiga berturut-turut diduduki oleh Manchester City, Leicester City, Liverpool, dan Manchester United. Nama dua klub dari kota Manchester tidak mengagetkan sebab tahun lalu kedua klub ini masuk 4 Besar. Tapi, masuknya Liverpool ke 4 Besar, bahkan menyodok Manchester United merupakan suatu kejutan. Lebih mengagetkan lagi adalah masuknya Leicester City menduduki urutan kedua. Padahal klub ini baru saja promosi ke Liga Primer pada tahun lalu. Tapi apakah Leicester City akan bertahan sulit untuk diprediksi.

Sementara itu, yang amat sangat mengagetkan adalah terpuruknya sang juara tahun lalu, Chelsea. Di mana salahnya? Padahal mereka memiliki pelatih ternama Jose Mourinho. Arsenal juga membuat kejutan yang tidak diharapkan dengan terlemparnya dari 4 Besar. Padahal tim ini baru saja menjuarai Community Shield, sebagai juara Piala FA dengan mengalahkan Chelsea yang juara Liga Primer.  Selain itu, yang tidak menggembirakan adalah Tottenham Hotspur.  Walau begitu tim  ini yang tahun lalu masuk 6 Besar memang jarang konsisten. Jadi pertarungan akan sengit. Terdapat beberapa tim yang memiliki peluang kuat sebagai kandidat juara.

Juara bertahan:

Langkah awal sang juara bertahan memang kurang bagus. Tidak heran jika Jose Mourinho blingsatan. Kali ini yang jadi  sasaran adalah dokter tim yang kebetulan seorang perempuan. Mou menganggap tidak tepat jika dokter tim menarik keluar Eden Hazard yang cedera. Mou yakin cederanya ringan. Keluarnya Eden Hazard walau sebentar telah mengurangi daya serang Chelsea.

Nampaknya dampak kekalahan dari Arsenal di Community Shield masih berlanjut. Sebelumnya, di pra-turnamen, Chelsea tampil kurang meyakinkan di beberapa pertandingan di Amerika Serikat. Walau begitu, Mou berkilah bahwa pra-turnamen tidak berarti besar. Padahal tahun-tahun sebelumnya Mou selalu menekankan pentingnya pra-turnamen.

Dampak dari kurang bagusnya Chelsea di tiga pertandingan awal, semua rumah taruhan di Inggris mengajak para petaruh untuk mencari untung di taruhan baru. Taruhannya adalah apakah Jose Mourinho akan menjadi pelatih Liga Primer Inggris pertama yang akan dipecat pada tahun kompetisi 2015-2016. Sangat menarik. Nampaknya Mou sadar dengan kurang meyakinkannya lini depan dan lini belakang Chelsea. Untuk lini depan Mou terpaksa mendorong manajemen Chelsea untuk mendatangkan Pedro dari Barcelona. Ini berhasil. Untuk lini belakang upaya membeli bek tengah Stones dari Everton masih dalam negosiasi tahap akhir. Andalan Chelsea tahun ini adalah Eden Hazard.

Manchester City, melakukan beberapa pembenahan. Pellegrini yang sebelumnya di tengah ancaman untuk dipecat rupanya memperoleh lampu hijau dari manajemen klub. Untuk menajamkan lini serang , manajemen klub memutuskan untuk membeli Raheem Sterling dari Liverpool. Ini sukses. Di tiga pertandingan awal Raheem mainnya sesuai harapan. Faktor lain yang menguntungkan adalah bahwa Yaya Toure mulai bergairah dan meningkat performanya. Tahun lalu ia sempat diberitakan mutung karena manajemen klub tidak memberi ucapan selamat ulang tahun. Walau begitu andalan tetap kiper Joe Hart.

Arsenal:

Arsenal sama seperti Chelsea kurang bagus di tiga pertandingan awal. Alasan Wenger, bahwa 2 tumpuan lini belakang sedang cedera, Mertesacker dan Koscielny. Untuk tahun ini Arsenal mentransfer Peter Cech dari Chelsea. Langsung saja penjaga gawang kawakan dan selalu tampil prima menjadi andalan. Sayangnya di dua pertandingan awal kurang mantap. Padahal di Community Shield, Cech bagus sekali. Apakah Aresenal masih demam kemenangan setelah menghancurkan pasukannya Mou di Community Shield? Wenger pasti tahu jawabannya.

Sementara itu, materi pemain lainnya dari Arsenal tetap meyakinkan. Mereka adalah Ozil dan Santi Cazorla di tengah. Sedangkan untuk lini depan ada Alexis Sanchez dan Giroud. Kalau dua ini sedang bagus fisiknya, sulit lini belakang manapun di Liga Primer Inggris mampu menahannya.

Klub lain yang berbenah diri adalah Manchester United. Belajar dari pengalaman tahun lalu, van Gaal dengan tegas mempersilakan pemain yang tidak masuk daftar utama untuk menyingkir. Kemelut soal penjaga gawang, sementara nasib de Gea belum jelas, van Gaal sudah memperoleh mantan anak asuhnya di AZ Alkmaar, Sergio Romero. Penjaga gawang tim Nasional Argentina ini dibeli gratis karena statusnya transfer bebas. Ternyata Romero bagus sekali.

Untuk menggantikan Angel Di Maria yang kurang bersinar, van Gaal berhasil mendatangkan Memphis Depay, pemain Nasional Belanda.  Depay menjadi pembelian yang bagus untuk Manchester United.  Apalagi Falcao sudah dijual ke Chelsea, pusing kepala van Gaal menghilang. Tantangannya adalah membuat Rooney kembali tajam. Di kualifikasi Liga Champions Rooney sudah kembali tajam. Tinggal di Liga Primer Inggris. Walau begitu pemain andalan van Gaal adalah Daley Blind.

Liverpool tahun lalu sangat tidak menggembirakan karena terlempar dari 4 Besar. Banyak pembelian yang salah seperti Mario Balotelli.  Ada kegugupan di Brendan Rodgers setelah Luis Suarez dijual ke Barcelona, pembelian pemain-pemain baru terlihat terburu-buru.Bagusnya tahun ini Balotelli akan dipinjamkan ke AC Milan. Sedangkan Fabio Borini dijual ke Inter Milan. Sementara, hengkangnya Steven Gerrard tidak mengganggu pelatih Brendan Rodgers. Ini karena ia berhasil mendatangkan Firmino, pemain Brazil yang bermain di klub di Hoffenheim. Kedatangan James Milner dari Manchester City akan mengisi kekosongan lini tengah.

Dengan Jordon Ibe dan Daniel Sturridge di depan Liverpool tetap tajam. Apalagi Liverpool bisa membeli Christian Benteke. Ditambah Divock Origi dan Danny Ings, maka pelatih Brendan Rodgers punya banyak pilihan. Sementara lini belakang Liverpool makin diperkuat dengan datangnya Nathaniel Clyne. Namun yang menjadi andalan tetap Philippe  Coutinho.

Pelatih Mauricio Pochettino yang menukangi Tottenham Hotspurs masih pusing dengan tidak stabilnya performa Spurs. Yang utama bagi klub ini adalah kurangnya penyerang,. Adebayor sudah menurun permainannya. Hanya Harry Kane yang bisa diandalkan. Jelas ini kurang.

Untuk penjaga gawang, Hugo Lloris tetap bisa diandalkan.  Di lini tengah, Spurs punya banyak pemain bagus seperti Nabil Bentaleb,  Mousa Dembele, Nacer Chadli, dan Christian Eriksen. Sementara di belakang memadai yang komandannya adalah Jan Vertonghen.

Kandidat:

Di luar 6 klub yang sudah disebut, Arsenal, Chelsea, Liverpool, Manchester City, Manchester United, dan Tottenham Hotspur, sepertinya sulit bagi klub-klub lain untuk menjadi juara. Hambatannya adalah dana untuk belanja pemain-pemain bagus. Walau begitu, tim seperti Leicester City yang dilatih oleh Claudio Ranier bukan mustahil akan mengganggu dan masuk 6 Besar.  Tim-tim lain yang bisa mengganggu pertarungan antara lain Southampton,  Everton, Newcastle United, dan Swansea. Tim-tim ini bisa mengurangi angka dari para kandidat juara, khususnya jika bermain di kandang sendiri.

Chelsea tetap memiliki peluang untuk menjadi juara kembali. Dengan materi pemain-pemain yang ada sulit untuk percaya bahwa Chelsea tidak juara tahun ini. Tapi, nampaknya akan mendapat saingan berat dari Manchester City. Nampaknya Manchester City akan habis-habisan dan mati-matian berjuang untuk menjadi juara. Ini tantangan bagi Pellegrini yang selalu dalam ancaman untuk dipecat. Arsenal tidak kurang ambisinya untuk menjadi juara. Yang perlu diwaspadai oleh Wenger adalah kecenderungan performa menurun di putaran kedua.

Sementara itu, Manchester United yang mulai bagus permainannya, tetap saja kurang meyakinkan di mata pelatih van Gaal. Harapan khususnya pada Memphis Depay. Barangkali yang utama bagi van Gaal adalah membangkitkan dan sekaligus mempertahankan motivasi dari para pemain sehingga mereka sadar bahwa mereka bermain di klub besar. Mungkin paling besar di dunia.

Brendan Rogers mungkin ingin agar Liverpool menjadi juara. Namun nampaknya mempunyai tingkat kesulitan yang tidak kecil. Andaikan Liverpool masuh 4 Besar sudah bagus sekali. Satu faktor yang menguntungkan Liverpool adalah tidak bermain di Liga Champions. Sedangkan 4 klub utama lainnya seperti Arsenal, Chelsea, Manchester City, dan Manchester United bermain di Liga Champions yang memecah konsentrasi dan memeras tenaga.Sedangkan Tottenham Hotspur barangkali akan lebih realistis masuk 6 Besar.

Melihat peta persaingan di atas, pertarungan terbuka luas. Setiap pertandingan adalah final. Faktor cedera selalu mengancam. Belum lagi faktor kartu merah. Di sini diperlukan kejelian para pelatih untuk melakukan rotasi dan penggantian pemain. Faktor-faktor seperti  strategi yang tepat, pemasangan pemain yang tepat dan kebugaran pemain yang akan menentukan. Jangan lupa terkadang diperlukan keberuntungan juga. Selamat menyaksikan.

 

Sumber gambar : http://www.totalsportek.com

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Bola Selengkapnya
Lihat Bola Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun