Mohon tunggu...
fikri fachriezal
fikri fachriezal Mohon Tunggu... Polisi - religius moderat progresif

religius moderat progresif

Selanjutnya

Tutup

Lyfe Artikel Utama

10 Lagu Dalam Negeri Paling Berkelas Tahun Ini

21 Juni 2016   10:15 Diperbarui: 21 Juni 2016   21:21 4435
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

4. Hilang – Fanarama
Unit indie-pop asal Jakarta, Fanarama, yang beranggotakan Aditya “Bebe” Permana (drum), Caesario Tsunami (gitar), Ruben Aditya Benjamin (gitar, vokal) dan Rizky A. Maulana (vokal, keyboard, synthesizer) ini, lebih senang menggolongkan musik mereka sebagai cluster-pop akibat beragamnya genre dan gaya musik yang mereka ambil.

Nuansa Indie Pop yang kuat akan bisa kita rasakan sedari awal lagu terdengar. Terasa asik, dengan tempo up-beat serta isian-isian sampling sound yang membuat badan ini susah kalau hanya untuk berdiam saja. Partitur, serta isian musik yang beragam membuat lagu ini jadi lebih berwarna. Ini tidak lepas juga dari turutnya Radin Raihanda mengisi bas serta tangan dingin Wendy Dwi Aditya (engineering) dan Lucky Aditya (mixing dan mastering).

Lagunya sendiri bercerita tentang kehilangan sebagai suatu proses yang dapat membebani diri namun pada akhirnya akan selalu ada makna tersendiri di balik kehilangan tersebut. Secara tidak langsung, lagu ini juga jadi gambaran sederhana bahwa Fanarama bukanlah band kemarin sore yang asal-asalan terjun di dunia musik. Semuanya telah diperhitungkan dalam materi yang segar dan berkualitas.

5. Jangan Berhenti Engkau Bernyanyi – DDHEAR
Ini adalah kolaborasi musik antara band trio asal Bali, Dialog Dini Hari (DDH), dengan duo suami-istri asal Jakarta, Endah N Rhesa (EAR). Hasilnya adalah sebuah lagu folk yang paling berkualitas tahun ini. Bagaimana tidak, ada dua pemain gitar dan dua pemain bass tapi secara frekuensi dan cara bermain tidak saling tabrakan.

Lagu ini diperkuat pula oleh kolaborasi Arief Purwanto, Trigan dan Putu Deny Surya pada engineering saat rekaman di Lengkung Langit Studio, Bali. Kekuatan lagu ini juga terdapat pada lirik lagu, di mana baik DDH maupun EAR seakan menyemangati diri sendiri dan tentu saja para penikmat lagunya untuk terus berkarya dan yakin akan kemampuan diri untuk mengubah dunia yang lebih baik.

6. Mendekat, Melihat, Mendengar – Maliq & D’Essential
Ini bukan lagu cinta tapi soal kehidupan, berbicara lebih sadar ke kehidupan, mengajak kita untuk tidak segera menuduh, menilai akan apapun tanpa mencoba melihat dari sisi lain sehingga kita dengan kepala lebih dingin serta hati yang  tenang bisa menyelesaikan masalah, mengambil sisi positif dari segala hal serta menjalani hidup tanpa menyakiti hati orang lain.

Aransemennya terinspirasi dari musik disko pop era 70-an dan 80-an serta dibalut elektronik pop modern. Luar biasa sekali. Ini menjadi penanda makin kompaknya dan makin tak terkalahkannya band ini untuk menghasilkan karya yang jenius dan sarat makna. Lagu ini masuk dalam album kompilasi 'Pop Hari Ini' yang akan dirilis Juni ini.

7. No One Can Stop Us – Dipha Barus ft. Kallula
Dipha Barus menggaet personel LCD Trip dan Kimokal yaitu Kallula dalam menghadirkan harmonisasi musik dengan tempo yang tak terlalu cepat. Dalam lagu bernuansa dance ini kita dapat mendengar kebudayaannya Indonesia yang kaya, dari aneka ragam musik seperti Gamelan Jegog, Gamelan Jawa, Gong & Suara yang tak asing ketika kita menyaksikan Tari Saman Aceh.

Selain kebudayaan tanah air, Dipha juga terinspirasi dari kisah hidup manusia yang absolut. Manusia pada dasarnya akan selalu mendapat berbagai permasalahan di hidupnya, dan memang tidak mudah untuk melalui semuanya. Melalui lagu ini, kita kembali diingatkan untuk lebih ikhlas menghadapi semuanya dengan sabar dan pantang menyerah.

Mixing lagu ini dilakukan dalam waktu yang cukup singkat oleh Dipha sendiri. Sementara, proses mastering dikerjakan di London oleh Sam John dari Precise Mastering UK. Sangat jarang ditemui karya EDM yang bisa membuat kita bergoyang sekaligus menikmati lirik penuh makna kehidupan. Kerugian besar jika melewatkan lagu yang satu ini.

8. Penjahat – Dekat
Nuansa EDM, reggae dan rap bersatu padu pada lagu milik trio pop R&B, Dekat, yang dulu dikenal dengan nama Tangga. Lagu yang terdapat dalam album mini terbaru mereka 'Meranggas' ini menonjolkan kekuatan vokal Chevrina Anayang dan Mohammed Kamga serta kemampuan rap yang makin terasah dari Tahir Hadiwijoyo.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Lyfe Selengkapnya
Lihat Lyfe Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun