Mata Suci
Bagai Berlian Menatap pilu nan mendayu
Bagai Purnama yang terang,
Tertutup awan hitam dengan pekatnya
Kesedihan Turun temurun,
bagai silsilah Raja
Rakyat Kecil dihukum dengan kerasnya
Isak tangis nan jeritan jadi makanan kota
Pencari kayu bakar dikasuskanÂ
koruptor di biarkanÂ
Menghakimi rakyat kecil dengan dalih keadilan,
Mengayomi penguasa dengan dalih Hak Asasi
Tahta dan Pangkat menjadi Tujuan mereka
Bagai kacang yang lupa pada Kulitnya,
Isak tangis nan haru
membuat kita lupa akan janji merekaÂ
tak ada lagi kata mengayomiÂ
tak ada lagi kata mengadiliÂ
yang ada hanya Teradili.
Amoungtsalist, 16 Desember 2022
Â
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI