Mohon tunggu...
Fazabella Zahra Hilal
Fazabella Zahra Hilal Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa Ilmu Komunikasi, Universitas Pembangunan "Veteran" Jakarta

Halo, perkenalkan saya Fazabella ! saya seorang mahasiswa S1 jurusan Ilmu Komunikasi, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jakarta. Saya adalah seseorang yang memiliki passion, motivasi, dan semangat yang tinggi. Saya juga aktif menggunakan sosial media dan memantau trend yang sedang viral di masyarakat. Saya seseorang yang suka bertemu dan berkomunikasi dengan orang-orang. Saya juga suka mempelajari hal-hal baru untuk menambah wawasan dan pengalaman dalam bidang pekerjaan. Saya memiliki hobi menggambar dan membaca buku. saya sangat tertarik dengan berita yang berisikan fakta dan hal menarik yang tidak saya ketahui sebelumnya terutama di bidang teknologi dan sains.

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud

Pemerintah Indonesia Mendorong Penggunaan Mobil Listrik sebagai Transportasi Ramah Lingkungan

19 Juni 2023   21:01 Diperbarui: 19 Juni 2023   21:04 83
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilmu Sosbud dan Agama. Sumber ilustrasi: PEXELS

JAKARTA, 19 Juni 2023 --- Permintaan atas mobil listrik terus meningkat seiring dengan kesadaran global akan pentingnya melindungi lingkungan. Kendaraan listrik menjadi pilihan utama bagi masyarakat yang ingin mengurangi emisi gas rumah kaca dan mengadopsi gaya hidup yang ramah lingkungan. Dalam hal ini, kita akan melihat pertumbuhan penggunaan mobil listrik, kelebihan dan kekurangan mobil listrik , serta langkah-langkah yang diambil oleh pemerintah dalam mempromosikan mobil listrik ini.

Revolusi transportasi ramah lingkungan ini sudah mulai memasuki Indonesia dari awal tahun 2022  dan mobil listrik menjadi motor penggerak utama di balik perubahan ini. Mulai dari tahun lalu, peminatan atas mobil listrik di Indonesia mulai meningkat dan banyak diperjualbelikan oleh berbagai macam merek mobil. Masyarakat semakin menyadari dampak negatif emisi kendaraan konvensional terhadap lingkungan dan mencari alternatif yang lebih bersih dan berkelanjutan. Dalam berita ini, kita akan membahas pertumbuhan penggunaan dalam industri mobil listrik serta perubahan positif dan negatif yang dihasilkan oleh adopsi kendaraan ini.

Pasokan dan permintaan mobil listrik terus berkembang pesat. Berdasarkan data industri, penjualan mobil listrik di seluruh dunia telah meningkat secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Peningkatan ini didorong oleh berbagai faktor, termasuk penurunan harga baterai, perbaikan infrastruktur pengisian, dan subsidi pemerintah untuk kendaraan beremisi rendah. Negara-negara seperti Norwegia, Belanda, dan Swedia menjadi pemimpin dalam adopsi mobil listrik, dengan pangsa pasar yang signifikan. Selain itu, perkembangan teknologi baterai yang terus membaik dan penurunan biaya produksi diperkirakan akan mendorong pertumbuhan yang lebih lanjut dalam industri ini. 

Industri mobil listrik terus mengalami kemajuan teknologi yang menarik. Dalam beberapa tahun terakhir, kita telah melihat peningkatan dalam jarak tempuh mobil listrik dan peningkatan kecepatan pengisian baterai. Selain itu, perkembangan sistem penggerak listrik dan penggunaan material yang lebih ringan juga telah mengoptimalkan efisiensi dan performa kendaraan. Teknologi otonom dan konektivitas juga semakin diperkenalkan ke dalam mobil listrik, membuka pintu bagi mobilitas masa depan yang lebih aman dan efisien. 

Pemerintah dan produsen mobil berperan penting dalam mendorong adopsi mobil listrik. Di samping itu, produsen mobil global terus meluncurkan model-model baru yang menarik dan terjangkau, menjadikan mobil listrik sebagai pilihan yang lebih menarik bagi konsumen. Kemitraan antara pemerintah dan produsen mobil, serta investasi dalam infrastruktur pengisian yang luas, akan terus mendukung pertumbuhan dan adopsi mobil listrik secara global. Sejauh ini, penggunaan mobil listrik di Indonesia sudah berjalan cukup efektif terutama di wilayah ibu kota. 

Saat ini, di wilayah Indonesia masih memiliki kekurangan dan kelebihan dari penggunaan teknologi ramah lingkungan ini. Kelebihan yang dimiliki mulai dari biaya perawatan yang terbilang murah, tidak menimbulkan suara berisik, bebas wilayah ganjil-genap, dan tidak adanya pajak progresif. Lalu, sisi negatifnya mulai dari harganya yang masih terbilang mahal bagi masyarakat menengah kebawah, kurang cocok untuk menempuh jarak jauh, dan kurangnya fasilitas charging station. 

Mobil listrik telah menjadi teknologi terbaru dalam revolusi transportasi ramah lingkungan. Permintaan yang meningkat, perkembangan teknologi yang pesat, dan dukungan pemerintah telah mendorong pertumbuhan industri mobil listrik di Indonesia. Dengan inovasi terus-menerus dan penurunan biaya, kendaraan listrik semakin menjadi pilihan utama bagi konsumen yang peduli terhadap lingkungan. Dalam waktu singkat, kita dapat mengharapkan perubahan yang signifikan dalam komposisi armada kendaraan di jalan raya, membawa kita menuju masa depan yang lebih bersih dan berkelanjutan. 

LAMPIRAN :

FAZABELLA ZAHRA HILAL - 2010411199

UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL "VETERAN" JAKARTA

UAS - JURNALISTIK DAN MEDIA PENYIARAN 

Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun