Langit biru membentang luas,
Canvas tak bertepi, kanvas alam yang megah.
Warnamu berubah-ubah, seperti kisah yang berlalu,
Dari pagi yang cerah hingga senja yang merayu.
Embun pagi menari di rerumputan hijau,
Sinar mentari menyapa dengan hangatnya.
Langit biru, sebagai latar belakang yang sempurna,
Menyaksikan indahnya alam yang terbuka.
Awan putih berarak menambah keindahan,
Seperti lukisan yang diterpa sentuhan senja.
Langit biru, tempat berlabuh impian-impian,
Menyimpan rahasia dalam lekuk-lekuk awan yang melayang.
Pada malam hari, langit biru berganti gelap,
Bintang-bintang bersinar seolah menyapa.
Bulan purnama melengkapi kecantikanmu,
Sebuah pertunjukan kosmis di panggung malam yang sunyi.
Langit biru, saksi sejuta kisah,
Menghubungkan kita dengan kebesaran alam.
Biru yang damai, biru yang penuh harapan,
Seperti permata indah di antara kabut kelabu.
Tetaplah biru, langit yang abadi,
Menyinari setiap hari dengan keanggunanmu.
Sebagai langit biru tetaplah bersinar,
Menjadi sumber inspirasi dan keindahan yang tiada tara.
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H