Mohon tunggu...
Faradilla Witha Fernanda
Faradilla Witha Fernanda Mohon Tunggu... Penulis - Sabar itu susah, makanya hadiahnya surga. Kalo mudah, hadiahnya kipas angin.

Penyuka sejarah, khususnya zaman kuno. Dulu bercita cita jadi arkeolog, sekarang Ibu Rumah Tangga, berkarya di rumah :)

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Pilihan

Hal yang Dianggap Remeh & Kampungan: Jangan Kritik!

23 Desember 2015   21:17 Diperbarui: 23 Desember 2015   21:48 287
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Kita dapat mencoba untuk memikirkan apa yang akan dikatakan orang lain apabila kemarahan pribadi kita terungkap ke publik. Sangat banyak kasus, ketika kemarahan pribadi diposting di socmed atau hanya dilontarkan di depan umum, menimbukan kerugian yang tidak sedikit. Bukan kepada subjek yang dimarahi (walaupun salah) tapi kepada "yang memarahi" :). Kerugian antara lain hilangnya pengaruh, hilangnya interaksi yang hangat, hingga kerugian materi.

Lalu apa harus diam saja ketika melihat suatu kesalahan? Tidak. Pikirkan cara yang lebih sopan, lebih efektif untuk menyampaikan pendapat, dan tidak merusak hubungan baik dengan orang lain. Efek positifnya anda akan lebih dihormati, mendapatkan pengaruh, mendorong orang lain agar lebih maju, dan image anda pun terjaga, bukan dikenal sebagai orang yang pandai bicara saja, tapi sebagai pemimpin yang nyata :)

Selamat Mencoba ! Kalau sulit, lihatlah lagi gambar paling atas :)

P.s : artikel di atas adalah rangkuman kecil dari hasil membaca buku Dale Carnegie - How to Win Friends and Influence People, tentu isi bukunya lebih ciamik dan top markotop (bukan iklan)

Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
Lihat Humaniora Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun