Selanjutnya ponsel BM ini ditaksir peredannya di Indonesia sekitar 20%. Apabila jumlahnya dikalikan dengan total pasar smartpone dalam setahun ada 45 juta unit, maka dalam setahun ada 9 juta unit ponsel BM. Fantastis bukan?!
Selanjutnya nilai 9 juta unit ponsel dihitung per ponsel seharga minimal 2.5 juta rupiah, maka nilai dalam setahun sejumlah Rp 22.5 Triliun.
Sedangkan berdasarkan pajak yang harusnya diterapkan PPh dan PPN sebesar 12.5%, jika dikalikan sejumlah Rp 22.5 Triliun, maka kerugian yang diderita adalah sejumlah 2.8 triliun pertahun. Itulah kenapa pemerintah meradang hingga akhirnya menerapkan Whitelist.
Bagaimana cara mengetahui ponsel Ilegal ataukah tidak?
Cara pertama adalah dengan memeriksa IMEI secara langsung dari ponsel kita masing-masing, dengan mengetik *#06#. Dapat juga melalui setting > about phone > status > IMEI Information. Jika kita membeli ponsel baru di toko resmi di Indonesia, maka dapat dipastikan kita akan menemukan nomor IMEI di bagian belakang punggung ponsel.
Cara kedua adalah dengan cara memasukkan 15 nomor digit IMEI melalui url https://imei.kemenperin.go.id/ dari cara yang pertama (copy nomor IMEI). Cara ini dilakukan untuk memeriksa di database kementerian perindustrian dan perdagangan, terkait dengan status IMEI kita terdaftar di database Kemenperin ataukah tidak.
Jika kita memiliki dua slot kartu, maka kita akan memiliki dua nomor IMEI. Sementara itu, nomor IMEI kita tidak akan mungkin sama antara satu dengan yang lainnya. Sebagai catatan penting, nomor IMEI sekitar 15-16 digit yang mana salah satu nomor seri di dalamnya berisi informasi terkait dengan tipe handphone yang kita miliki.
Apa fungsi IMEI?
Sebagian besar masyarakat tidak peduli akan ini, fungsi IMEI di antaranya adalah untuk mengetahui identitas handphone, berbagai macam menu tersedia di dalamnya, bahkan jika hanphone kita hilang, kita dapat melacak dan melaporkannya. Berikut ini contoh pengecekan IMEI melalui url www.imei.info.
Memeriksa garansi Handphone
Bisnis e-commerce saat ini menjadi tren di Indonesia. Dengan jumlah masyarakat pengguna terbesar di ASEAN, Indonesia menjadi pangsa pasar menarik bagi negara-negara tetangga.
Lalu, bagaimana jika kita membeli handphone secara online? Amankah kita? Tenang saja, dengan IMEI, kita dapat mengetahui garansi secara resmi dari pabrikan legal. Termasuk di dalamnya dapat mengetahui apakah handphone kita dalam kondisi prima, dan baru.