3. Arsip data terbaik
Penyimpanan data selalu menjadi hal yang penting dalam hal apapun. Kita lihat bahwa tidak ada yang tidak membutuhkan datanya untuk disimpan sedemikian rupa baiknya. Dengan menulis, sebenarnya kita bisa menyimpan data yang telah kita keluarkan agar selalu tersimpan dengan rapih meski kita tak mengingatnya. Sebagai contoh, dosen saya selalu mengajarkan untuk menulis setiap materi yang diajarkan saat kuliah dan dibuat ringkasannya sesuai pemahaman yang kita punya.Â
Dia menjadi dosen karena hal seperti itu, pernah suatu ketika dia menunjukkan buku catatannya yang sangat sangat usang, kertasnya sudah berwarna kuning, bukan habis diberi air seni, namun layaknya padi, semakin tua semakin kuning. Dia mengajar dengan menggunakan buku tersebut, dengan buku tersebut ia membuktikan bahwa arsip data terbaik untuk diri sendiri bisa dilakukan dengan menulis, dan semua materi yang ia tulis berawal dari Sekolah Dasar.
Menulis untuk diri sendiri bukanlah hal yang rumit, seperti harus mempunyai ejaan yang disempurnakan, tanda baca yang baik, dan hal-hal terstruktur lainnya. Menulis untuk diri sendiri bisa menggunakan gaya kita sehari-hari, baik menggunakan bahasa daerah, gaul, alay, singkat-singkatan, ataupun bahasa kekinian yang dibalik. Jadi, cobalah untuk menulis apa yang anda dapatkan, siapa tau bukan hanya untuk kepentingan pribadi, tulisan anda malah bisa diperluas oleh orang lain dan memberikan kebaikan untuk diri anda.
If there's a book that you want to read, but it hasn't been written yet, then you must write it - Toni Morisson
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI