Mohon tunggu...
faizal
faizal Mohon Tunggu... Dokter - penulis pemula

mahasiswa yang baru belajar menulis

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud

KKN BTV III UNEJ: Konsumsi Minuman Herbal di Masa Pandemi Covid- 19

5 September 2021   23:48 Diperbarui: 5 September 2021   23:55 181
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Universitas Jember (http://unej.ac.id) meluncurkan pengembangan konsep KKN "back to village" atau yang lebih dikenal dengan sebutan "kembali ke kampung halaman". Konsep ini didasarkan pada kondisi saat ini dimana KKN secara tim/berkelompok tidak diperbolehkan, maka dari itu KKN BTV III kali ini dilakukan secara mandiri di tengah pandemi COVID-19 dengan tetap mempertahankan inovasi esensial KKN, yaitu sesuai dengan tridharma pengabdian kepada masyarakat. KKN berlangsung selama 4 minggu dimulai sejak 11 Agustus sampai 9 September 2021 . Untuk pemilihan lokasi KKN, mahasiswa KKN dapat memilih sendiri lokasi yang akan dituju. 

Ada 5 tematik yang dapat dipilih dan mahasiswa KKN dapat memilih tematik tersebut berdasarkan lokasi KKN dan kepentingan mahasiswa. Penulis memilih Kelurahan Sawojajar dengan tematik Program Inovasi Tehnologi/Informasi Dalam Penanganan COVID-19.

Kelurahan Sawojajar merupakan salah satu Kelurahan yang berada di Kota Malang, tepatnya terletak di Kecamatan Kedungkandang. kepadatan penduduk yang tinggi dan pengaruh Globalisasi menyebabkan masyarakat perkotaan mulai melupakan manfaat mengonsumsi minuman herbal dan lebih tertarik untuk mengkonsumsi obat-obatan kimia. 

Faktor lain penulis ingin melakukan sosialisasi mengenai minuman herbal dikarenakan berkurangnya ketersediaan obat di pasaran akibat kebutuhan yang meningkat karena COVID-19. 

Oleh sebab itu penulis melakukan sosialisasi pembuatan minuman herbal wedang uwuh sebagai solusi meningkatkan daya tahan tubuh dan menjaga imun dimasa pandemi kali ini.

Minuman herbal yang kaya akan rempah-rempah umumnya hanya dikonsumsi pada waktu dan orang tertentu saja karena tidak semua orang menyukai rasanya. Banyak orang mengabaikan minuman herbal yang justru memberikan sejuta manfaat. Khasiatnya untuk kesehatan sudah terbukti secara turun temurun.

Diharapkan kegiatan KKN ini dapat mendorong masyarakat untuk berperan aktif dalam pembangunan kesehatan tradisional, pemanfaatan tanaman obat tradisional berupa jamu atau minuman herbal tradisional untuk pemeliharaan kesehatan, pencegahan penyakit dan pemeliharaan kesehatan, bahkan pada saat darurat kesehatan masyarakat.

Ada banyak minuman tradisional Indonesia yang baik untuk tubuh. Misalnya wedang jahe, wedang secang, dan wedang uwuh. Wedang uwuh merupakan salah satu minuman tradisional yang sering dikonsumsi dalam pengobatan tradisional. 

Wedang uwuh ini dalam Bahasa Jawa mempunyai arti yakni wedang berarti "minuman" dan uwuh berarti "sampah".

 Atau lebih dikenal sebagai minuman sampah. Penamaan wedang uwuh diambil sebab penampilannya setelah diseduh atau direbus dengan air akan terlihat berantakan, seperti sampah rempah. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun