Apakah kode etik juga berlaku pada pekerja infotaiment? Ada beberapa pekerja infotainment menggunakan kode etik, tetapi kebanyakan dari mereka tidak benar-benar mengikuti kode etik seperti yang dilakukan oleh pembawa berita (Anchor). Dan tidak semua jenis berita di infotainment masuk dalam hard news, evergreen news juga termasuk. Karena itu, kode etik tidak selalu digunakan oleh pekerja infotainment.
Jadi, Pekerja Infotaiment berbeda dengan wartawan yang mana wartawan berpegang pada kode etik jurnalistik, sedangkan pekerja infotaiment kebanyakan dari mereka tidak benar-benar mengikuti kode etik, dan lebih mementingkan apa yang akan disiarkan.
Terlepas dari bermanfaat atau tidaknya program infotainment, sudah seharusnya para pekerja infotainmen khususnya lebih terbuka dan bijaksana dengan menerima berbagai kontribusi dari seluruh lapisan masyarakat, terutama lembaga-lembaga resmi. Dengan satu prinsip, segalanya untuk kebaikan masyarakat, dengan prinsip mengutamakan saling menghargai.
Referensi :
Achmad, Z. A. (2011). Histori, Eksistensi dan Manfaat Tayangan Infotaimetn bagi Pemirsa Televisi (Anomali Keseragaman Acara Televisi dan Pertumbuhan Jumlah Stasiun Televisi di Indonesia). 14.
Izuddin. (2013). PENERAPAN KODE ETIK JURNALISTIK PERSATUAN WARTAWAN INDONESIA (PWI) OLEH WARTAWAN INFOTAIMENT CEK & RCIEK.
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H