Suara-suara tak lagi riuh membahana di sekitar bukit itu
Bukit yang menyampan banyak kenangan
Kenangan  dari tingkah fauna yang menghuninya
Flora pun membisu tiada mampu melawan
Burung walet beterbangan mencari perlindungan
Mencium bau mesiu yang menyebar
Bukit kokoh porak poranda
Dihantam ledakan bak halilintar
Satu satu orang mengangkat bebatuan
Ditumpuk di sudut keserakahan
Keringat bercucuran
Ditampung bukit yang hancur berantakan
Di sana tertawa
Cukong yang menanti keuntungan
Perempuan tua di balik bukit itu hanya  bisa memejamkan mata
Taksanggup menyaksikan bukit yang rata
Dari kejauhan ia bertanya
Apakah kelak akan tumbuh kembali  bukit kapur dan bebatuan itu?
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI