"Evaluasi kita adalah mental pemain, yang dimana kita lihat dibeberapa pertandingan, setiap kita sudah lading, saya tidak memahami kenapa pemain serta merta langsung bertahan. Ini saya tidak pernah membahasakan atau membicarakan kepada pemain, taktikal kita ketika sudah unggul, pemain langsung turun bertahan," jelasnya.Â
"Solusinya, ada pertemuan tim sudah kita lakukan yang dihadiri ada manajer dan juga pemain, dari situ kita berbicara dari hati ke hati, ada apa ini tim. Contoh terakhir adalah yang sangat kita kecewa, dimana waktu tinggal 1 menit ketika lawan Kalteng, kita sudah dalam situasi unggul 2-1 tapi kita kebalas. Itu sangat tidak kita terima," tambahnya.Â
Pelatih yang baru direkrut Persipura diawal musim ini mengatakan Persipura masih memiliki harapan untuk lolos fase grup, asalkan 2 laga away ini mendapatkan poin absolut.Â
"Harapan masih besar untuk lolos, tapi dengan catatan di 2 laga away ini harus kita dapat poin yang absolut. Tapi seandainya di 2 pertandingan away ini kita tidak dapat poin, jangan kita bermimpi untuk lolos," tutupnya.Â
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI