Puisi : Edy Priyatna
Sementara semalam tak ada rembulan
membuatku menjadi resah
ketika aku mulai larut
pasrah kugadaikan jiwaku
pada lintah darat
sering menjerat leher
anak buah di desaku
Sebilang saat kau mesti bersamaku
mengikuti kemana kumelangkah
melindungi jejak kaki
dari kerasnya batu jalan
pada semua kuman tanah
sejak segala onak di sebar buruk
terkadang kau lepas saat terganti
Saat berharap pagi ini
ketika mentari mulai tiba
langsung dapat pergi ke pasar
pantas sedang belanja
bersenda gurau nikmat cantik
hingga selalu membuat ceria
seraya sugesti benih cemerlang
(Pondok Petir, 16 Juli 2018)
Karya ini diikutsertakan dalam rangka mengikuti  Event HUT Admin RTC.
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI