Kau pergi bersamanya.
Aku hanya dapat menatap tak mampu berbuat.
Terpaku aku ditemani air mata duka
Kau berikan luka dalam yang menghantam.
Luka dalam memuncratkan darah merah,
pucat pasi wajahku  tak bergairah.
Saat itu, hujan tak henti-henti bahkan semakin mengurai deras tanpa batas.
Hujan malam ini seperti hujan malam itu
Aku masih tersakiti.
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI
Beri Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!