Untuk itu, sebagai pengguna perlu memperhatikan akun media sosial karena bisa saja diperiksa oleh rekruter.
Membangun Personal Branding
Setiap orang memiliki personal branding masing-masing. Pendiri Amazon Jeff Bezos mengatakan, “Your brand is what people say about you when you’re not in the room”. Pernyataan itu intinya, personal branding kita adalah apa yang dikatakan orang lain terhadap kita atau bagaimana orang lain menganggap diri kita.
Media sosial dapat menjadi tempat untuk membangun personal branding. Seperti apa diri kita ingin dipandang oleh orang lain, kita dapat mempromosikannya melalui akun media sosial.
Mengapa perlu memperhatikan personal branding? Dengan personal branding kita mampu meningkatkan kredibilitas dan nilai kita. Setiap orang memiliki keaslian dan keunikannya tersendiri, hal itu akan membentuk sebuah citra yang dapat dilihat oleh orang lain.
Citra yang ditunjukkan di media sosial dapat menjadi bahan pertimbangan orang lain dalam menilai kita. Contohnya sebuah perusahaan yang menemukan attitude calon karyawannya tidak baik di media sosial, itu akan memengaruhi penilaian perusahaan sebelum menerima orang tersebut.
Dengan kalimat lain, apa yang kita bagikan, komentari, dan unggah di media sosial, itu akan memengaruhi persepsi orang lain terhadap kita. Oleh karena itu, kita dapat bijak dalam menggunakan media sosial jika ingin mengambil dampak baiknya.
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H