Mohon tunggu...
Mutia Erlisa Karamoy
Mutia Erlisa Karamoy Mohon Tunggu... Full Time Blogger - Lifestyle Blogger | Web Content Writer

Mom of 3 | Lifestyle Blogger | Web Content Writer | Digital Technology Enthusiast | Blog: www.elisakaramoy.com

Selanjutnya

Tutup

Money

Pertimbangkan Ini agar UKM Melangkah Lebih Profesional

14 Desember 2018   12:20 Diperbarui: 14 Desember 2018   12:33 216
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Sumber : pexels.com


Siapa yang menyangkal potensi UKM Indonesia sangatlah besar, bahkan Bank Indonesia mencatat sektor UKM memiliki tingkat penyerapan tenaga kerja yang sangat tinggi, yaitu sekitar 97% dari keseluruhan tenaga kerja nasional. Tidak sampai di situ, sektor UKM juga menyumbang kontribusi yang sangat besar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), yaitu sekitar 57%, artinya UKM memiliki peran yang sangat strategis dalam perekonomian nasional. 

Perkembangan teknologi yang di tandai dengan semakin maraknya bisnis online menjadi salah satu faktor yang membuat orang semakin tertarik untuk menekuni dunia bisnis. Para ibu rumah tangga pun berlomba-lomba untuk mengembangkan potensi dan kreativitasnya untuk membangun bisnis sendiri sebagai usaha untuk mendapatkan penghasilan tambahan. 

Tidak hanya berhenti sebagai reseller, banyak pebisnis online yang berbekalkan pengalaman dan potensinya justru membuka usaha sendiri meskipun baru tahap kecil-kecilan. Hal ini dibuktikan dengan hasil riset dari Bank Indonesia yang mencatat dari jumlah keseluruhan pengusaha di Indonesia, sekitar 90% adalah mereka yang bergerak di sektor UKM.

Keunikan dan handmade menjadi salah satu ciri khas UKM Indonesia membuat banyak produk UKM melanglang buana ke berbagai kota di mancanegara, tidak heran jika ada sebagian pelaku UKM yang berhasil mengirim atau mengekspor produknya ke berbagai negara di dunia. Tapi memang masih ada UKM yang belum sampai ke tahap itu, dan hingga kini masih terus berusaha untuk melejitkan bisnisnya agar naik kelas. Yap...mampu menaikkan level penjualan produknya hingga ke berbagai kota di Indonesia dan mancanegara merupakan mimpi besar para pelaku UKM di Indonesia. 

Masih banyak kendala memang yang harus dihadapi para pelaku UKM Indonesia, entah dari segi permodalan, sumber daya manusia yang kurang terampil, hingga desain produk yang belum memenuhi standar pasar internasional. Tapi yang pasti, perkembangan media digital saat ini menjadi potensi besar yang sayang jika tidak dimanfaatkan pelaku UKM untuk mengembangkan sayap bisnisnya ke level yang lebih luas. 

Sudah saatnya UKM Indonesia mengembangkan potensi bisnisnya menjadi lebih profesional karena dengan keunikannya biasanya produk UKM sangat di minati masyarakat luar. Lantas bagaimana caranya? Berikut beberapa kiat sukses yang bisa dijadikan referensi pelaku UKM dalam mengembangkan bisnisnya menjadi lebih profesional.

Miliki Visi dan Misi. Terkadang banyak pelaku UKM yang berpikir bahwa usaha yang dirintis belumlah besar sehingga tidak membutuhkan perencanaan yang terlalu rumit, padahal perencanaan yang jelas dan matang menjadi salah satu faktor yang akan mengantarkan bisnis tersebut ke level yang lebih tinggi. Nah...apa landasan untuk membuat perencanaan yang matang dan jelas? Tentu saja dengan memiliki visi dan misi. Sebuah usaha harus memiliki target yang ingin di capai, memiliki visi dan misi akan membuat sebuah bisnis memiliki pedoman yang jelas untuk mencapai target tersebut. Jadi visi dan misi adalah pondasi awal jika UKM ingin melangkah lebih profesional

Strategi Pemasaran. UKM juga butuh strategi pemasaran lho, karena produk yang dihasilkan tentu harus di jual atau setidaknya diperkenalkan kepada pasar. Namun untuk melangkah ke level yang lebih tinggi dibutuhkan strategi pemasaran yang mumpuni dan update terhadap perkembangan teknologi. Ada beragam cara strategi pemasaran yang bisa dilakukan pelaku UKM, salah satunya adalah merancang desain logo atau brand yang menarik serta unik. 

Tidak bisa dipungkiri desain logo atau brand menjadi salah satu media pemasaran yang masih di akui kehebatannya, bahkan ada sebagian konsumen yang terbilang sangat fanatik dengan brand tertentu, tidak heran jika banyak perusahaan ternama mempatenkan logo atau brand-nya agar tidak di tiru perusahaan lain terutama kompetitor. Cara lainnya adalah membuat kemasaan atau packaging yang menarik dan berkualitas, karena ada pasar-pasar tertentu yang mensyaratkan packaging berkualitas agar bisa dipasarkan di tempat tersebut. 

Saya punya pengalaman membeli produk UKM dengan produk yang sama tapi packaging dan harganya berbeda, karena memang target pasat produk tersebut berbeda dan dibedakan oleh desain packaging-nya. Menurut saya ini adalah salah satu strategi pemasaran yang bagus karena untuk naik kelas, kemasan produk UKM juga harus naik kelas dong.

Sumber Daya Manusia yang berkualitas. SDM adalah ujung tombak sebuah bisnis dan untuk melangkah lebih profesional UKM harus di dukung oleh SDM yang berkualitas dan familiar dengan teknologi karena salah satu cara untuk memasarkan produk ke level pemasaran yang lebih luas, cara online adalah yang paling tepat, mudah, dan murah. Apalagi seiring semakin meningkatnya minat masyarakat untuk berbelanja online, pertumbuhan marketplace yang menjadi platform pelaku usaha memasarkan produknya juga meningkat. 

Bahkan ada marketplace yang memberikan ruang secara khusus untuk UKM Indonesia, baik untuk memperkenalkan dan memasarkan produknya maupun memberikan pelatihan khusus. Nah...ini juga peluang bagi pelaku SDM untuk meningkatkan kualitas SDM-nya, karena untuk menjadi lebih profesional, UKM harus ditunjang oleh SDM yang berkualitas.

Memiliki manajemen yang baik. Mungkin pada awalnya usaha yang dirintis masih sebatas industri rumah tangga sehingga tidak membutuhkan bisnis yang terlalu rumit. Tapi manakala usaha tersebut terus berkembang dan pelaku usaha memiliki target untuk mengembangkan usahanya ke level yang lebih tinggi, maka mutlak diperlukan manajemen bisnis yang baik, terutama dalam hal mengatur keuangan. 

Jika dahulu pembukuan keuangan tidak terlalu dibutuhkan karena arus uang dan masuk tidak terlampau besar, namun saat skala usaha bertambah besar dan jumlah pekerja bertambah, tentu dibutuhkan skill khusus untuk mengatur keuangan. Wah...saya tidak memiliki kemampuan untuk mengatur keuangan yang baik atau saya sering lupa mencatat pengeluaran dan menghitung gaji karyawan karena terlalu sibuk memikirkan produk dan pemasaran, tidak masalah karena keberadaan teknologi bisa dijadikan partner untuk membantu mengatasi masalah tersebut, salah satunya menggunakan software payroll. Alat bantu berbasis teknologi ini bisa dijadikan solusi pelaku UKM yang sering mengalami kesulitan menghitung berapa besar gaji yang harus dibayarkan kepada karyawan, apalagi jika permintaan produk sedang melonjak, otomatis karyawan harus menambah jam kerjanya atau lembur. 

Nah...lembur ini tentu harus dibayarkan dong dan kebetulan besar upah lembur antara karyawan yang satu dengan yang lain berbeda, tentu saja ini menjadi hambatan jika pelaku usaha tidak memiliki manajemen bisnis yang baik. Penggunaan sofware ini bisa dijadikan solusi lho, meskipun usaha yang berkembang masih berskala menengah namun untuk naik ke level yang lebih tinggi pelaku UKM harus membangun manajemen bisnis yang profesional. 

Selain untuk sofware untuk memudahkan menghitung gaji karyawan, banyak juga software berbasis teknologi lainnya untuk memudahkan mengatur keuangan, mulai dari skala UKM hingga perusahaan besar, salah satunya adalah Krishand Software yang memiliki banyak alat bantu software untuk memudahkan sistem administrasi perusahaan, mulai dari UKM hingg perusahaan besar.

Lengkapi perizinan usaha sesuai peraturan pemerintah dan jika produk yang diciptakan adalah penemuan baru, maka sebaiknya lengkapi usaha dengan mengurus HAKI (Hak Atas Kekayaan Intelektual) agar produk tersebut terlindungi dari usaha plagiasi pelaku usaha lain.

Jangan berhenti berinovasi. Percayalah dunia bisnis terus berkembang, produk yang dahulu sangat diminati konsumen, bisa jadi di waktu mendatang akan terlupakan dan digantikan produk lainnya. Nah...salah satu kunci untuk bertahan di era kompetisi pasar yang sangat luas ini, terutama pasar digital, adalah dengan terus berinovasi, baik dalam hal produk maupun strategi pemasaran. 

Bukankah kita sangat familiar dengan update yang kerap dilakukan aplikasi smartphone untuk memperbaiki bug atau kinerjanya, nah...pelaku UKM secara berkala juga harus mengupdate, entah itu produk maupun strategi pemasaran agar relevan dengan perkembangan pasar. 

Kreativitas dan fokus juga menjadi faktor yang sangat membantu pelaku UKM untuk membangun bisnisnya lebih profesional, tapi yang pasti UKM juga bisa membangun skala industrinya menjadi lebih besar dengan pangsa pasar yang lebih luas. Perkembangan teknologi telah membentangkan jalan yang lebih lebar dan luas untuk menaikkan level UKM Indonesia, nah...kini saatnya pelaku UKM mempersiapkan usahanya agar lebih profesional sehingga mampu menjangkau pasar global.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Money Selengkapnya
Lihat Money Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun