Mohon tunggu...
Ela Novita Sandra
Ela Novita Sandra Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa

Saya Ela Novita Sandra, Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Malang angkatan tahun 2021 yang saat ini sedang menempuh Studi Hukum dengan fokus pada Bidang Hukum Pidana.

Selanjutnya

Tutup

Ruang Kelas

Sosialisasi Anti-Korupsi Pendidikan Latihan dan Kemahiran Hukum I

5 November 2024   12:55 Diperbarui: 5 November 2024   22:38 147
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Dokumentasi Penyerahan Hadiah Kepada Nur Aini Salsabila/dok. pri

Kami dari Kelompok 3 PLKH I Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Malang angkatan tahun 2021, yang beranggotakan 5 Orang, yaitu:

  • Ela Novita Sandra (2021_305)
  • Weni Yunawati (2021_237)
  • Rio Ramadhany (2021_296)
  • Salsabila Malia A.M (2021_245)
  • Kemas Ditho Fatahillah A (2021_301)

Melakukan kegiatan Sosialisasi Anti-Korupsi di SMPN 5 Karangploso yang beralamat di Jl. Singo Joyo No.30, Mojosari, Ngenep, Kec. Karang Ploso, Kabupaten Malang, Jawa Timur 65152, pada tanggal 5 November 2024, pukul 09.00-11.00 untuk memenuhi tugas Pendidikan Latihan dan Kemahiran Hukum I dengan Tema "Urgensi Pencegahan Praktis Korupsi: Strategi dan Implementasi Efektif", dengan instruktur Kak Herlena Fatikasari, S.H.

Kegiatan ini bertujuan untuk mensosialisasikan materi terkait anti-korupsi ke SMPN 5 Karangploso dengan tujuan untuk menanamkan nilai-nilai integritas, kejujuran, dan tanggung jawab sejak dini kepada para siswa. Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa memahami dampak buruk korupsi terhadap masyarakat dan negara, serta pentingnya sikap jujur dan bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari. Pengenalan tentang anti-korupsi di kalangan pelajar dapat menjadi langkah awal untuk membentuk generasi yang lebih sadar hukum dan memiliki kesadaran moral yang tinggi, sehingga kelak mereka dapat berperan aktif dalam upaya pemberantasan korupsi di masa depan. Dengan membekali mereka pengetahuan tentang anti-korupsi sejak usia muda, diharapkan muncul kesadaran yang kuat untuk menjauhi perilaku koruptif dan mendukung terciptanya budaya antikorupsi di Indonesia.

Kegiatan ini diawali dengan penyambutan kepala sekolah SMPN 5 Karangploso yaitu Bapak Mat Sahroni yang di ikuti sejumlah 48 Siswa Siswi SMPN 5 Karangploso yang merupakan OSIS SMPN 5 Karangploso dan 2 Guru yaitu Bapak Kesiswaan dan Bapak Staff Kesiswaan.

Dalam Penjelasan Pertama yang disampaikan oleh Kak Rio Ramadhan mendefinisikan Korupsi adalah penyelewengan atau penyalahgunaan uang negara (perusahaan, organisasi, yayasan, dan sebagainya) untuk keuntungan pribadi atau orang lain yang dapat merugikan negara. Hal tersebut didasari oleh Dasar Hukum yaitu, di antaranya adalah:

  • Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi
  • Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang
  • Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang
  • Dan lain-lain.

Penjelasan selanjutnya yang dijabarkan oleh Kak Weni Yunawati yaitu terkait Jenis-Jenis Korupsi yang diantaranya adalah: Korupsi yang merugikan negara, Suap menyuap, Penggelapan dalam jabatan, Pemerasan, Perbuatan Curang, Benturan kepentingan dalam pengadaan, dan Gratifikasi.

Selanjutnya, terkait Prosedur Melawan Tindak Pidana Korupsi yang disampaikan oleh Kak Ela Novita Sandra terbagi menjadi 3 yaitu: Upaya Represif (Penanganan Laporan Pengaduan Masyarakat, Penyelidikan, Penuntutan, dan Pelaksanaan Putusan Pengadilan), Upaya Preventif (Upaya pencegahan korupsi untuk mengurangi penyebab dan peluang seseorang melakukan perilaku korupsi), dan Upaya Detektif (Upaya untuk mendeteksi terjadinya kasus korupsi secara tepat, cepat dan biaya rendah).

Selanjutnya setelah selesai dalam menyampaikan materi, terdapat antusiasme dari para siswa-siswi SMPN 5 Karangploso dan salah satu guru dalam menanyakan terkait materi yang telah diberikan, diantaranya adalah:

  • Nur Aini Salsabila (Jika kita adalah pemimpin, bagaimana cara untuk mengantisipasi Perusahaan untuk tidak melakukan korupsi?)
  • Terikiano Kyanu Putra Irawan (Mengapa dapat terjadi korupsi besar di Indonesia?)
  • Alamsyah (Apa tanggapan anda terkait dengan korupsi Timah 271 Triliun?)
  • Bapak Roni selaku Kesiswaan (Jika menurut penjelasan yang anda sampaikan tadi terkait korupsi hanya selalu materi/ uang, bagaimana dengan korupsi waktu seperti guru yang telat masuk mengajar, polisi yang hanya melakukan foto di perempatan lalu meninggalkan kewajibannya, bagaimana terkait dengan hal tersebut dan apa solusinya?)

Dokumentasi Penyerahan Hadiah Kepada Alamsyah/dok. pri
Dokumentasi Penyerahan Hadiah Kepada Alamsyah/dok. pri

Dokumentasi Penyerahan Hadiah Kepada Tieri Kyanu Putra Irawan/dok. pri
Dokumentasi Penyerahan Hadiah Kepada Tieri Kyanu Putra Irawan/dok. pri

Dalam prosesnya, kelompok 3 Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Malang menjawab terkait dengan beberapa pertanyaan tersebut. Disamping menjawab pertanyaan kami membagikan Form Kuisioner Sosialisasi Kepuasan Masyarakat atas Sosialisasi dan Pendampingan Hukum Oleh Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Malang. Dilanjut dengan pemberian achievement/ give sebagai tanda penghargaan kepada para siswa yang sudah antusias untuk bertanya dan memberikan pendapatnya terkait Korupsi. Lalu, acara selanjutnya adalah pemberian Vandel sebagai bentuk ucapan terima kasih dari kami kepada SMPN 5 Karangploso karena sudah ikut berpartisipasi dalam acara sosialisasi ini dan juga pemberian Poster Sosialisasi yang kemudian akan diletakkan di Mading sekolah agar dapat dilihat dan dibaca kembali oleh Siswa-Siswi SMPN 5 Karangploso. Sebagai penutup, kami melakukan sesi foto bersama dengan para Siswa-Siswi SMPN 5 Karangploso dan diwakili oleh Bapak Kesiswaan.

Dokumentasi Penyerahan Vandel/ Plakat Kepada SMPN 5 Karangploso yang diterima oleh Kepala Sekolah/dok. pri
Dokumentasi Penyerahan Vandel/ Plakat Kepada SMPN 5 Karangploso yang diterima oleh Kepala Sekolah/dok. pri

Harapannya dari acara sosialisasi yang kami buat, materi Anti-Korupsi yang disampaikan kepada siswa-siswi SMPN 5 Karangploso dapat memberikan pemahaman tentang bahaya dan dampak negatif korupsi sejak usia dini. Kami berharap, dengan materi tersebut siswa-siswi dapat menumbuhkan kesadaran akan pentingnya integritas, kejujuran, dan keadilan dalam kehidupan sehari-hari. Harapan lainnya adalah agar para siswa mampu mengenali tindakan korupsi dalam berbagai bentuk dan berani untuk menolaknya, serta menjadi agen perubahan yang dapat menginspirasi lingkungan sekitar mereka untuk menjaga nilai-nilai moral dan etika yang baik. Pemberian materi ini diharapkan tidak hanya memberikan pengetahuan teoritis, tetapi juga membekali siswa dengan keterampilan untuk berperan aktif dalam menciptakan masyarakat yang bersih dan bebas dari praktik-praktik korupsi di masa depan.

Dokumentasi dengan Siswa-Siswi SMPN 5 Karangploso/dok. pri
Dokumentasi dengan Siswa-Siswi SMPN 5 Karangploso/dok. pri

Kegiatan ini bertujuan untuk memenuhi Tugas Akhir PLKH I mengenai Anti-Korupsi yaitu dengan cara melakukan Sosialisasi Anti-Korupsi di Indonesia kepada Siswa-Siswi di SMPN 5 Karangploso.

Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ruang Kelas Selengkapnya
Lihat Ruang Kelas Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun