Saya lalu merenungkan ayat-ayat Firman Tuhan di Alkitab yang pernah saya baca dan merefleksikan makna natal bagi saya.
Yesaya 9:6, "Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai."
Lukas 2:10, "Dan malaikat berkata kepada mereka: "Janganlah takut, Sebab sesungguhnya, aku membawa kabar baik sukacita yang besar yang akan untuk semua."
Yesus Kristus adalah Raja Damai. Dia juga pembawa kasih sukacita. Kedatangan Yesus Kristus seharusnya dimaknai dengan cara yang benar. Makna Natal lebih dari sekadar kado natal, Santa Claus, Â pesta kembang api, dan kemeriahan belaka lainnya.
Memaknai Natal tahun ini saya bersyukur bahwa Yesus Kristus sang Juruselamat tidak saja lahir bagi seluruh umat manusia. Yesus juga lahir di dalam hati saya dan memberi damai sukacita. Lebih dari pada itu, Yesus juga ingin agar saya membagikan damai sukacita Natal kepada orang lain. Tidak harus dengan sesuatu yang mahal, tidak harus dengan kemeriahan dan pesta yang fantastis. Tetapi, sesederhana apapun yang bisa dibagikan dan membawa damai sejahtera bagi sesama, bagikanlah.
Yang paling utama dari Natal adalah esensi dari pada kedatangan Yesus Kristus ke dunia ini dan bukan kemeriahannya.
SELAMAT NATAL. YESUS KRISTUS SANG JURUSELAMAT MENYERTAI KITA
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI