Hai sobat Kang_Eko semuanya,Â
Setali tiga uang, mungkin itu peribahasa yang tepat untuk menggambarkan kedua virus yaitu virus covid-19 dan HMPV pada tahun 2025 ini. Peribahasa "setali tiga uang" menggambarkan perbedaan yang sangat kecil atau tidak signifikan. Artinya, kesamaan antara dua hal tersebut sangatlah dekat, sehingga perbedaannya tidak berarti atau sangat tipis sekali. Covid-19 termasuk kedalam kelompok virus dan begitu pula HMPV.
Sobat,
Baik COVID-19 maupun HMPV menyebar melalui tetesan pernapasan ketika seseorang yang terinfeksi batuk atau bersin. Dengan gejala dari Kedua virus ini dapat menyebabkan demam, batuk, pilek, sakit tenggorokan, dan sesak napas. Kedua virus juga menyerang lansia, anak-anak, dan orang dengan kondisi medis tertentu seperti penyakit jantung atau paru-paru cenderung lebih rentan terhadap komplikasi dari kedua virus ini.
Sobat,
Berdasarkan informasi dari kementerian kesehatan Republik Indonesia. Perbedaan antara Virus COVID-19 dan HMPV (Human Metapneumovirus) yaitu :
1. Virus COVID-19 ini disebabkan oleh virus SARS-CoV-2, yang termasuk dalam famili Coronaviridae. sedangkan,
2. HMPV disebabkan oleh virus Human Metapneumovirus, yang termasuk dalam famili Pneumoviridae.
Sobat,
Sebagai seorang pendidik, tentunya kita ingin memberikan pelayanan yang terbaik pada dunia pendidikan. Lalu, bagaimana cara kita melindungi diri dan keluarga dari kedua virus ini? Berikut beberapa cara untuk mencegah penyebaran virus di sekolah:
Pencegahan secara umum dapat dilakukan dengan :
1. Mencuci tangan dengan sabun dan air selama minimal 20 detik.
2. Menggunakan hand sanitizer jika tidak ada air dan sabun.
3. Menggunakan masker saat berada di kelas atau ruangan tertutup.
4. Menghindari kontak langsung dengan teman yang sakit.
5. Menghindari menyentuh mata, hidung, dan mulut.
Kemudian pencegahan dapat pula dilakukan didalam kelas, dengan cara :
1. Membersihkan meja dan kursi dengan disinfektan.
2. Menggunakan pembersih udara.
3. Mengatur suhu dan kelembaban kelas.
4. Menggunakan penghangat kelas yang bersih.
5. Menghindari kerumunan di kelas.
Begitu juga yang harus dilakukan saat berada atau menggunakan fasilitas umum, caranya :
1. Membersihkan fasilitas umum (toilet, kantin, perpustakaan) secara teratur.
2. Menggunakan disinfektan pada permukaan.
3. Mengatur ventilasi yang baik.
4. Menghindari berbagi barang pribadi.
Sobat,
Peran Guru, siswa dan warga sekolah dalam hal kesehatan serta menjaga kebersihan sangatlah penting. Berikut tindakan yang perlu dilakukan dalam menjaga diri dari serangan virus tersebut, yaitu :
1. Guru bertugas mengawasi siswa, mengedukasi tentang pencegahan virus.
2. Siswa secara terbuka mampu melaporkan keluhan jika merasa sakit, mengikuti aturan pencegahan.
3. Mengadakan kegiatan edukatif tentang kesehatan dan pencegahan virus.
Protokol Kesehatan dan kerjasama dengan orang tua serta sekolah juga diperlukan, maka lakukanlah :
1. Komunikasi terbuka (sosialisasi) tentang kesehatan anak.
2. Mengikuti saran kesehatan dari sekolah.
3. Mengawasi anak di rumah dan sekitarnya.
Dengan mengikuti langkah-langkah ini, sekolah dapat membantu mencegah penyebaran virus dan menjaga kesehatan siswa, staf, keluarga maupun lingkungan sekitar. Itulah informasi yang dapat Kang_Eko sampaikan. Semoga menambah khazanah keilmuan dan bermanfaat bagi semuanya.
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H