Mohon tunggu...
Efa Butar butar
Efa Butar butar Mohon Tunggu... Penulis - Content Writer

Content Writer | https://www.anabutarbutar.com/

Selanjutnya

Tutup

Gadget Artikel Utama

Belajar dari "Tinder Swindler", Ini Tips Bijak Menggunakan Dating Apps

8 Februari 2022   09:45 Diperbarui: 8 Februari 2022   21:39 998
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
"Tinder Swindler" menjadi salah satu dokumenter yang banyak dinikmati di Netflix beberapa hari terakhir (Foto: Netflix via Kompas)

Perempuan mana yang ngga bahagia? Itu sama saja seperti kamu sedang LDR karena kalian berdua sama-sama kerja. Dan ketika kamu bilang "yang, aku kangen" eh tau-tau kekasihmu dateng nyamperin jauh-jauh. Belum lagi, Cecilia bahkan diajak untuk tinggal bareng di sebuah hunian yang terbilang mewah.

Sampai di satu titik, setelah memperlihatkan gelimangan harta yang dimilikinya, Simon berpura-pura sedang dalam kesulitan. Kesulitan yang mengancam nyawa.

Dalam dokumenter disebutkan bahwa Simon mengaku punya musuh yang ngincer dia dan ingin mencelakakannya. Beruntung ada Peter sang Bodyguard yang lindungin dia. Untuk memperkuat kebohongan tersebut, Simon bahkan mengirimkan foto dan video yang menunjukkan Peter benar sedang terluka dan mereka sedang berada di dalam ambulance.

Lalu pelan-pelan Simon akan masuk dengan alibi bahwa kartu kreditnya sedang tidak bisa digunakan, bahwa dia ngga pegang uang tunai, bahwa dia sangat butuh dan kebutuhan tersebut begitu mendesak. Ya singkatnya ngutanglah.

Cecilia yang kadung sayang tentu dengan baik hati mau membantu. Urusan gantiin uang mah, ya gampanglah. Toh, dia udah lihat Simon dan hartanya yang tumpah-tumpah itu.

Termasuk ketika dia diminta untuk buka kartu kredit di 9 bank berbeda. Dan di kesembilan bank tersebut, Cecilia ngutang dengan nominal besar yang berbeda-beda Duh, sedih banget. Akhirnya, Cecilia ngeh kalau dirinya ditipu.

Beda Cecilia, beda pula Pernilla Sjholm. Keduanya sama-sama korban. Hanya saja, Pernilla ditempatkan sebagai sahabat dan Simon saat itu telah memiliki kekasih.

Pernilla diperlakukan dengan sangat baik, liburan mewah, makan mewah, apa-apa serba mewah deh. Tapi ujung-ujungnya, Simon mengaku sedang diburu musuh dan foto Peter yang sama saat terluka dikirimkan padanya.
Begitu berulang pada korban-korban berikutnya.

Belajar dari Tinder Swindler, berikut tips bijak menggunakan platform dating:

Ini berlaku untuk wanita juga pria yang kerap menggunakan dating apps. Karena semua yang muncul di dunia maya belum tentu sama dengan yang nyata.

1. Jangan terlalu mudah percaya

Seperti yang aku bilang sebelumnya, apapun yang terlihat di dunia maya, belum tentu sama dengan yang sebenarnya. Bisa jadi yang match di dating app ngakunya perempuan ternyata laki-laki. Begitupun sebaliknya. Pastikan untuk tidak terlalu mudah percaya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Gadget Selengkapnya
Lihat Gadget Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun