Mohon tunggu...
Edgar Pontoh
Edgar Pontoh Mohon Tunggu... Freelancer - Hominum

In search of meaning

Selanjutnya

Tutup

Kebijakan

TNI Angkatan Laut di Garda Depan Menangkap Penyelundupan Barang Ilegal di Perairan Indonesia

18 November 2023   16:51 Diperbarui: 18 November 2023   17:15 8413
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
TNI Angkatan Laut patroli di perairan Selat Malaka, Aceh. Foto: Agus Setiyadi/detikcom

Aksi yang dilakukan tersangka ini digagalkan oleh tim gabungan dengan mengamankan barang bukti yang sempat dibuang ke laut serta dua tersangka untuk dilaksanakan pendalaman di kantor BNNP Kalimantan Utara dan satu tersangka lainnya masih dalam proses pencarian.

Dari proses pendalaman yang dilakukan terhadap barang bukti berupa 23 paket berisi 23 kilogram narkoba Methamphetamine atau sabu-sabu yang diamankan di perairan Muara Pekin, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, Rabu (8/11). Selain itu, ditemukan juga bahwa ketiga tersangka yang menjadi kurir penyelundupan narkoba merupakan warga negara Filipina.

Walaupun operasi yang dilakukan ini memiliki tingkat kesulitan yang tinggi, tetapi telah ditegaskan kembali oleh Komandan Lantamal XIII Laksamana Pertama TNI Deni Herman, bahwa seluruh operasi penggagalan upaya penyelundupan narkoba dari Malaysia ke Indonesia ini dapat terlaksana dengan baik karena adanya proses koordinasi yang baik secara intens antara TNI AL bersama BNNP Tarakan, Bea Cukai Tarakan, serta Kepolisian.

"Tentunya sinergitas ini akan terus ditingkatkan guna bahu membahu serta bekerjasama dalam melaksanakan patroli guna menjaga stabilitas keamanan di perairan perbatasan Indonesia - Malaysia dari segala bentuk ancaman dan pelanggaran hukum", tegas Laksamana Pertama TNI Deni Herman.

Beberapa kasus berturut-turut pada tahun 2023 di berbagai wilayah perairan Indonesia itu adalah bukti maraknya tindak penyelundupan yang terjadi di perbatasan laut NKRI. Operasi patroli dan penyidikan dari TNI Angkatan Laut terbukti efektif dalam mencegah tindakan yang melanggar kedaulatan wilayah NKRI ini.

Tidak sedikit pula kerugian negara bisa dicegah dengan adanya operasi oleh TNI AL beberapa waktu terakhir ini.

Mengetahui potensi buruk yang disebabkan oleh berbagai aktivitas kriminal yang sering terjadi ini, TNI Angkatan Laut melalui Dinas Komunikasi dan Elektronika TNI Angkatan Laut mengadakan Latihan Peperangan Elektronika pada bulan Oktober kemarin. Latihan ini bertujuan menguatkan kemampuan operasi laut  TNI Angkatan Laut secara komprehensif mengingat perkembangan teknologi yang semakin pesat.

Melalui kuatnya kemampuan operasi patroli laut TNI Angkatan Laut, diharapkan tugas-tugas TNI Angkatan Laut dalam menjaga kedaulatan NKRI melalui jalur laut menjadi lebih kuat lagi. Tak hanya itu, diharapkan TNI Angkatan Laut tetap mempertahankan kinerja baiknya dalam berbagai operasi pengamanan perairan NKRI dan terus melakukan inovasi-inovasi memanfaatkan teknologi mengikuti perubahan zaman.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Kebijakan Selengkapnya
Lihat Kebijakan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun