Kyulha pulang jalan kaki dari toko roti tersebut ke rumah.
Besok harinya, Kyulha datang lagi ke toko roti untuk melaksanakan hukuman hari keduanya. Sikap Kyulha kali ini sama saja, ia masih sibuk bermain HP di kursi toko roti sambil mengerjakan tugas kuliahnya.
Saat Maghrib
"Kyulha, tolong bantu nenek membawa roti-roti ini!"
Kyulha yang sedari tadi sibuk bermain HP segera menghampiri Nek Ati.
"Ada apa, Nek?"
"Tolong berikan box roti ini kepada anak-anak di depan,"
"Ah. Baiklah."
Kyulha menuruti permintaan Nek Ati dan membawa box itu ke depan.
"Kenapa roti sebanyak ini diberikan ke anak-anak kecil itu ya? Kan bisa dijual lagi untuk esok hari," pikir Kyulha
Tak lama kemudian, anak-anak kecil di depan toko roti terlihat senang saat Kyulha jalan membawa box roti ke arah mereka.