SIKLUS KEDUA
Pada siklus kedua kegiatan yang dilakukan adalah pengayaan/ remedial menggunakan “Konsep Operational”.
Konsep operasional merupakan konsep yang digunakan untuk memberikan Batasan – Batasan terhadap konsep – konsep yang abstrak agar mudah dilakukan pengukuran dilapangan, sehingga materi pengayaan dapat dicapai sebagaimana yang diharapkan.
Sedangkan indikator dalam Pengayaan/ Remedial:
- Guru meminta peserta didik untuk membaca kembali materi yang telah disampaikan melalui Goggle Class Room.
- Guru meminta peserta didik mengerjakan soal – soal tambahan.
- Guru meminta peserta didik untuk menjawab kembali soal dengan tingkat menganalisis, mengevaluasi , mengkreasi, kemudian menganalisa jawaban yang benar disertakan dengan dasar teori, perhitungan atau pengukuran.
- Guru meminta peserta didik yang telah menguasai tingkat soal tersebut agar membantu guru membimbing teman – temanya yang belum mencapai KKM.
Hasil penelitian:
Berdasarkan pengamatan pada siklus pertama, jumlah prosentasetidak ketuntasan 67%, setelah itu guru kembali melakukan perbaikan melalui siklus kedua yaitu Pengayaan/ Remedial, pada siklus kedua terlihat perbedaan karena peserta didik dilatih untuk menganalisa setiap soal pada tingkat “HOTs” sehingga mengetahui jawaban yang benar pada soal tersebut dengan bimbingan dari guru dan teman sesama peserta didik. Di akhir Pengayaan/ remedial guru memberikan penghargaan dengan memberikan nilai ketuntasan KKM yaitu 75.
DAFTAR PUSTAKA
- Arifin, Z. (2011). Penelitian pendidikan : Metode dan paradigma baru. Remaja Rosdakarya.
- Skripsi jurusan Pendidikan Agama Islam Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, 2014, h. 27
- Nita Oktifa. 2021. Cara Membuat Soal HotS (Higher Order Thinking Skill). Di akses pada 6 Desember 2023.
https://akupintar.id/info-pintar/-/blogs/cara-membuat-soal-hots
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H