Kalau sekarang ditanya mengapa dulu waktu muda masa kuliahmu dibiarkan lama, lebih menikmati kegiatan, petualangan sampai hampir saja tidak lulus dan hampir DO. Memang ada perasaan menyesal telah menyia- nyiakan kesempatan dan waktu. Namun apa perlu waktu dibalik, sehingga yang dulunya sebagai sebuah sebuah kesia- siaan menjadi sesuatu yang berguna.
Hidup itu sebuah pengalaman, sebuah perjalanan. Mungkin dulu karena kuliah di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang relatif masih murah,, hingga kadang menyia- nyiakan kesempatan belajar dengan aktif kegiatan silat, teater.Â
Dari teater dan kegiatan sastra saya mengenal bagaimana menghidupkan keberanian di atas panggung dengan sorotan lampu dan pelototan penonton. Berdiskusi dan bedah sastra bersama orang - orang yang mengerti dunia sastra.
Hikmah Latihan Teater
Dengan latihan teater saya merasa mengenal diri sendiri dan lebih berani tampil. Lalu apa yang harus kusesali atas pengalaman yang memperkaya hidup?Â
Kalau akhirnya waktu yang saya perlukan untuk kuliah lebih lama bukannya aku bisa mengambil hikmah di balik perjalanan hidup waktu muda tersebut.
Semua kesenanganku adalah tentang rasa, dan toh senang, sedih, menyesal atau apalah itu sudah terjadi di masa lampau. Tidak mungkin memutar balik waktu.Â
Yang ada syukuri saja pengalaman waktu muda. Untung selain belajar secara akademis, juga belajar kehidupan. Saat ini ada banyak manfaat yang bisa dipetik dari mengikuti kegiatan seperti silat dan teater.Â
Salah satu manfaat dari latihan silat adalah tentang membangun kesabaran, tenang dalam menghadapi kesulitan, dan bisa menahan emosi yang meletup-letup.
Silat dan Buah - Buah Kesabaran serta Ketenangan
Dulu latihan silat bukan hanya bagaimana menghindari tekelan lawan, atau menangkis pukulan, tapi karena sifat kegiatan silat juga secara rohani. Di sela- sela latihan kita harus berani memimpin doa, membuka acara dan memberi instruksi tentang gerakan - gerakan silat.