Mohon tunggu...
Ign Joko Dwiatmoko
Ign Joko Dwiatmoko Mohon Tunggu... Guru - Yakini Saja Apa Kata Hatimu

Jagad kata

Selanjutnya

Tutup

Worklife Artikel Utama

Hebat Jika Yakin Bisa Hidup sebagai Penulis

26 Desember 2020   23:12 Diperbarui: 29 Desember 2020   09:19 649
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Kalau tidak agresif dan lambat dalam membangun network akan susah memasarkan buku apalagi buku dari penulis yang kurang terkenal. Kecuali bukunya Sapardi DJoko Damono, bukunya penulis penulis terkenal semacam Dewi Dee Lestari, Fiersa Besari, Buku dari Okky Madasari, atau bukunya dari Tere Liye, Agnes Jessica dan masih banyak penulis lainnya. 

Ada beberapa penulis yang sudah masuk dalam ketegori selebritis hingga mereka bisa mengisi ceruk kehidupannya dengan menjadi konten kreator, semacam Youtuber. 

Jika menjadi Youtuber dan viewernya puluhan ribu serta selalu kreatif membuat tayangan yang menarik maka bisa saja melakukan monetisasi dan kemudian bisa dibayar sesuai dengan ide, konten yang ditampilkan lewat YouTube.

Kalau hanya menulis, apalagi mengandalkan hasil dari reward menulis perbulannya dan dari karyanya lewat blogger yang kadang ramai kadang sepi pasti akan muncul konflik. 

Kalau masih numpang di rumah orang tua dan hanya menulis saja, boleh dikatakan banyak orang tua yang menganggap kita sebagai penganggur, tidak pernah kerja, kecuali berkhayal, dan bermimpi.

Jadi sebenarnya saya bisa mengangguk setuju apa yang dikatakan Khrisna Pabichara. Mengandalkan hidup dari menulis itu hanya makan hati. Apalagi ketika sudah berkeluarga.Selalu ada tuntutan agar setiap bulannya bisa memetik keuntungan dari pekerjaan yang ditekuninya. 

Tapi tahu sendiri ketika sepanjang hari menulis dan mencoba berkata ya terhadap apa yang dikatakan benar bahwa Penulis itu lebih enak hanya dijadikan sampingan. 

Misalnya menjadi guru. Setiap bulan bisa menerima gaji meskipun tidak sebesar Manager, penulis, ilustrator. Saat tidak sedang menulis bisa tetap tersenyum karena ada pendapatan tetap yang mampu memberi kepastian hidup.

Tapi karena tengah mimpi, saya terus terang tidak setuju dengan pengakuan jujur Khrisna Pabichara. 

Penulis itu tetap profesi menjanjikan, royaltinya yang diterimanya tiap bulan, keterkenalannya mampu membuat orang lain dengan gampang mencari artikel, gambar atau di mbah gogel. JK Rowling bisa panen raya dengan royaltinya dari buku karena bukunya laris manis di pasaran.

JK Rowling yang semula bukan apa-apa menjadi sangat terkenal dengan kegigihannya menulis dan akhirnya menghasilkan buku yang laris manis di dunia dan mampu hidup dari menulis. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Worklife Selengkapnya
Lihat Worklife Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun