5. Kedalaman air kolam.
Bagi anda yang memiliki kolam dangkal atau cetek, membuat pertumbuhan koi anda relatif lambat. Bahkan seringkali ditemui koi yang tampak bogel (pendek) dan hanya besar di bagian perutnya saja., sedangkan badannya tidak bertambah panjang.
Namun demikian, hal ini kemungkinan juga sangat dipengaruhi faktor genetik dari masing-masing koi. Bila ada koi hasil keturunan dari induk yang panjang, meski ditempatkan di kolam cetek sekalipun, juga akan cepat besar dan panjang.
Oleh sebab itu, untuk membuat koi anda cepat besar dan panjang secara normal. maka usahakan kedalaman koi anda tidak kurang dari 50 cm, atau idealnya 1,2 meter.
Koi yang ditempatkan di dalam kolam yang lebih dalam, maka tentu akan lebih bisa tumbuh secara normal, dibandingkan bila berada di dalam kolam yang dangkal atau cetek.
6.Populasi Koi
Koi yang terlalu banyak dipelihara di dalam satu kolam, menyebabkan persaingan yang sangat ketat dalam perebutan pakan. Oleh sebab itu, dalam memelihara koi sebaiknya tidak perlu terlalu banyak, tetapi lebih mengutamakan kualitasnya.
Mengapa? Sebab bila koi anda terlampau banyak, maka tentu ada sebagian koi yang tidak memperoleh pakan yang sesuai dengan kebutuhannya. Dan sebagian lagi terlalu banyak makan. Sedangkan  koi yang berkualitas, biasanya justru yang susah makan.
Jumlah Koi yang terlalu padat, dapat menghambat pertumbuhan sebagian koi yang ada
Bila anda menggunakan pakan berkualitas tinggi dan mahal harganya, maka anda harus benar-benar selektip dalam memilih koi yang dipelihara, sebab koi yang bagus dan yang kurang baik mutunya, jumlah kebutuhan pakannya adalah sama.
Jadi, efektifitas pemberian pakan yang anda berikan dapat memberi manfaat yang maksimal untuk perkembangan koi yang berkualitas saja. Dengan demikian maka pertumbuhan koi anda akan optimal.