Mohon tunggu...
Iwan Berri Prima
Iwan Berri Prima Mohon Tunggu... Dokter - Pejabat Otoritas Veteriner

Seorang Dokter Hewan | Pegiat Literasi | Pejabat Eselon III di Pemda

Selanjutnya

Tutup

Hobby Pilihan

Yuk Kenali Tanda-tanda Kucing Betina Sedang Berahi

4 Maret 2023   06:39 Diperbarui: 4 Maret 2023   06:42 439
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Layaknya pada mahluk hidup lainnya, keinginan minta kawin (berahi) merupakan sikap alamiah (fitrah) mahluk hidup. Kawin juga dinilai sebagai bagian dari salah satu mekanisme reproduksi untuk perkembangbiakan sebuah mahluk hidup.

Namun, berbeda dengan manusia, pada hewan betina, termasuk kucing, perkawinan tidak akan terjadi sepanjang waktu. Hewan betina hanya akan meminta kawin jika masanya kawin telah tiba. Bahkan, hewan betina juga tidak akan tertarik untuk kawin meskipun telah dilakukan perangsangan.

Berdasarkan siklusnya, siklus minta kawin (berahi) kucing betina dapat terjadi setiap 14 hingga 21 hari sekali. Kucing betina dapat mengalami siklus berahi pertama pada usia empat bulan, meskipun rata-rata usianya berahi adalah lima hingga sembilan bulan untuk kebanyakan kucing.

Sementara itu, karena cukup sulit untuk mengukur kadar hormon kucing, perubahan dalam perilakunya bisa menjadi tanda indikasi bahwa kucing kita sedang birahi. Kucing yang berahi akan memiliki perubahan perilaku. 

Oleh karena itu, yuk kenali tanda-tanda kucing sedang berahi. Berikut tanda kucing betina sedang berahi:

Pertama, kucing terlihat gelisah. Dalam beberapa kondisi, kucing akan mengeong tidak seperti biasanya. Terkadang suara yang ia keluarkan terkesan sedang stres. Padahal, kondisi mengeong tersebut merupakan "panggilan kawin" kepada para pejantan. Kondisi ini bisa terjadi selama beberapa hari sampai ia akhirnya kawin.

Selain itu, Kucing juga tidak bisa diam. Kucing betina biasanya tidak bisa berhenti bergerak dan tampak tidak tenang. Entah itu dilakukannya dengan berguling-guling di lantai atau menggaruk-garuk pintu.

Kedua, kucing meminta perhatian lebih. Kucing betina yang sedang berahi, biasanya akan menunjukkan tanda-tanda ingin mencari perhatian dengan cara mengeluskan badannya ke kaki atau bagian tubuh yang lain. Meski pada kondisi normal ini hal yang biasanya, namun pada kondisi sedang berahi, kelakuannya akan sangat intens dan tak hanya dilakukan kepada pemilik, tetapi juga pada objek-objek mati, seperti kursi, lemari atau tiang rumah.

Ketiga, kucing akan suka menjilat alat kelaminnya (grooming berlebihan). Kucing yang masuk masa berahi biasanya akan suka menjilat alat kelaminnya. Namun perlu diwaspadai, mengingat kondisi ini juga bisa menjadi gejala adanya masalah pada saluran kemih. Jika kucing suka menjilat alat kelaminnya tanpa disertai gejala berahi lainnya, segera bawa ke dokter hewan.

Keempat, sering kencing dimana-mana. Kucing betina yang berahi, seperti halnya pada kucing jantan, ia juga akan kencing (menyemprot atau spraying) permukaan vertikal dengan urin. 

Untuk melakukannya, kucing akan kembali ke benda atau permukaan pilihannya, pada beberapa kasus, kucing akan mengangkat ekornya yang bergetar, dan bahkan dapat melakukan penginjakan ritmis. Bagi orang awam, ini mungkin seperti tanda adanya masalah kesehatan. Namun jangan khawatir, karena ini adalah perilaku normal kucing yang sedang berahi.

Kelima, kucing akan kehilangan selera makan. Ketika sedang berahi, jangan kaget jika tiba-tiba kucing tidak selera makan. Ini karena pikirannya ada pada hal-hal lain. Naluri murni menggeser kebutuhan tubuhnya untuk bereproduksi, daripada memberi makan dirinya sendiri. Tapi pantau nafsu makannya, karena perilaku ini seharusnya berlangsung tidak lebih dari dua minggu.

Keenam, kucing akan lebih sering meregangkan tubuh. Bukan hanya sekadar meregang. Bahasa tubuh yang ditunjukkan kucing betina ini, sejatinya menunjukkan bahwa ia siap untuk kawin dan mencari pasangan. Ini merupakan kode kepada para pejantan. Postur ini juga disebut lordosis.

Ketujuh, kucing biasanya akan berusaha keluar rumah. Bagi mereka yang punya kucing rumahan, gejala berahi ini akan terlihat jelas. Kucing akan sering menunjukkan tanda-tanda ingin ke luar dari rumah walaupun di dalam rumah sudah tersedia makan, dan juga tempat kencing dan buang air besar sendiri.

Inilah gejala yang biasanya terjadi pada kucing betina yang sedang berahi. Kondisi berahi ini bisa berjalan selama kurang lebih satu minggu dan dapat terulang pada siklus berikutnya, bila sang betina tidak mendapat pasangan. Segera kawinkan kucingnya, atau jika sudah pernah kawin dan melahirkan, kamu dapat konsultasikan dengan dokter hewan untuk mengambil tindakan sterilisasi atau pengangkatan rahim atau tindakan operasi lainnya agar hewan menjadi steril. Pemberian obat KB pada kucing, tidak direkomendasikan.

Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Hobby Selengkapnya
Lihat Hobby Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun