Tak hanya di adegan saat alligator tiba-tiba muncul menyerang, sensasi horror juga sangat terasa saat reptil ganas itu berenang perlahan mengitari calon mangsanya. Beberapa kemudian tetiba jantung dipacu ekstra kencang ketika Haley harus beradu kecepatan renang menghindari buruan para aligator.Â
Belum lagi kengerian khas film-film Alexandre Aja, seperti "Piranha 3D," yang menyajikan visualisasi tubuh manusia terkoyak-koyak akibat serangan kawanan aligator. Selain karena sensasi takut akibat terus diburu, beberapa adegan di dalam air spontan memaksa penonton menahan nafas cukup lama, serasa ikut menyelam sekian menit bersama Haley menghindari serangan aligator.
Efek spesial film produksi Paramount Pictures ini terbilang halus dan nampak nyata, terutama sosok aligator yang ganas dan gresif menyerang. Entah memang demikian perilaku asli mereka, atau hanya untuk keperluan dramatisasi cerita film.
Ilustrasi musik yang digarap Max Aruj dan Steffen Thum juga sangat mendukung suasana yang dibangun sepanjang cerita. Suasana hening mencekam pecah seketika dengan dentuman instrumen bersamaan kemunculan sang aligator. Ditambah suara yang dikeluarkan aligator terdengar seram ketika merayap mendekati mangsa.
Kekuatan cerita film yang diproduseri Sam Raimi ini tak bisa dilepaskan dari akting brilian para pemain utamanya, Kaya Scodelario dan Barry Pepper yang memerankan bapak dan anak. Betapa mereka berdua bejuang bersama, saling menyemangati dan melidungi. Suasana haru masih sempat terbangun di tengah cerita ketika bapak dan anak tersebut saling curhat masalah pribadinya pasca berpisah cukup lama.
Kaya Scodelario populer berkat perannya sebagai Teresa di trilogi "Maze Runner." Ia juga terlibat di film "Pirates of the Caribbean : Dead Men Tell No Tales" sebagai Carina Smyth. Sementara Barry Pepper juga bermain di salah satu sequel Maze Runner, "The Death Cure" sebagai Vince. Saya sendiri sangat menyukai aktingnya yang sangat meyakinkan sebagai Private Jackson di film legendaris "Saving Private Ryan."
Bagi penggemar film suspense thriller yang sangat menikmati adegan tegang mengejutkan, "Crawl" layak untuk dijadikan tontonan wajib. Meskipun ide ceritanya bukan hal baru, namun rentetan ketegangan dengan "big jumpscare" pada film yang naskahnya ditulis oleh Michael dan Shawn Rasmussen ini jarang ditemui pada karya bergenre sejenis lainnya.Â
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI