Mohon tunggu...
Diah Setiawati
Diah Setiawati Mohon Tunggu... -

Apa ya??? saking banyaknya ditanya jadi bingung mau isi pa... So gak usah diisi ja ^_^

Selanjutnya

Tutup

Sosbud

Wanita dan Dapur Tak Bisa Dipisahkan

15 April 2010   13:42 Diperbarui: 26 Juni 2015   16:46 234
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Sudah sering aku mendengar kata-kata seorang ibu yang selalu mengatakan " Nak kamu harus belajar masak, karena kalau sudah nikah nanti kamu akan tinggal di dapur" kepada anak perempuannya. Yaa kalau dipikir matang-matang ada benanrnya juga, namun apakah seorang wanita hanya diciptakan untuk berdiam diri di dapur ? Masih ingatkah Anda dengan tokoh wanita bernama "Ibu Kita Kartini" ? Bukankah beliau sudah menjadi contoh tentang emansipasi wanita. Dimana seorang wanita bukan hanya terikat dengan dapur semata, melainkan juga memiliki peran penting selayaknya seorang pria. Jadi apakah pikiran mengenai wanita dan dapur masih tidak bisa dipisahkan ? Ketika seorang wanita sudah berumah tangga, memang memiliki kewajiban untuk mengatur masalah mengenai makanan dan keperluan sehari-hari. Namun tentu tidak ada salahnya jika seorang wanita memiliki hak yang sama untuk merasakan kebebasan bekerja atau menjadi wanita karir. Jika sejak lahir telah ditetapkan bahwa seorang wanita hanya identik dengan dapur, lantas buat apa mereka disekolahkan tinggi-tinggi ? Bukannya bekerja di dapur dapat dilakukan tanpa mengenal dunia persekolahan ? Nah masihkah Anda berfikiran bahwa Wanita dan Dapur tak bisa dipisahkan ?

Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun