Online: Masih sama seperti tips pada poin 2 & 3, kamu bisa memilih toko yang memasarkan buku dengan memperlihatkan kondisi detail bukunya, untuk melihat seperti apa bagian perekatnya, biasanya terlihat ketika penjual memperlihatkan foto bagian isi bukunya. Kalau tidak terdapat foto bagian isi bukunya, jangan segan untuk meminta langsung foto/video kondisi detailnya ke penjual, ya.
Offline: Jika kamu membeli buku secara offline, bisa langsung cek dengan membuka bagian isinya, perhatikan perekatnya dari halaman depan, tengah, hingga akhir. Jika kamu membukanya, tetapi kertas tidak menyatu dengan jilid bukunya, maka sebaiknya hindari untuk langsung membelinya, bisa segera kamu konfirmasi ke penjualnya.
5. Cek Ukuran Buku
Tips selanjutnya adalah langkah yang biasanya terlupakan oleh para penjelajah buku. Buku original dan berkualitas memiliki ukuran yang standar, biasanya ukuran buku juga tertera jelas pada halaman depan atau lembar pertama setelah bagian cover dalam. Penting sekali kamu cek berapa ukuran buku yang ingin kamu beli. Bisa kamu cek terlebih dahulu melalui website penerbitnya.
Mengapa hal ini penting?
Karena ukuran buku original dan bajakan kerap kali berbeda. Pernah saya temukan, ketika ingin membeli buku komunikasi yang diusul oleh dosen. Buku yang dimiliki dosen saya berukuran standar Unesco, namun ketika ingin beli di pasar buku cukup mengagetkan dan membingungkan, karena ada banyak ukuran yang berbeda padahal judul dan isinya sama, dari mulai ukuran yang mini hingga yang besar. Sudah jelas bahwa buku tersebut adalah bajakan, karena tidak sesuai dengan standar buku aslinya dan mencetak dengan ukuran asal.
Berikut juga tipsnya, jika kamu ingin membeli buku dan mengecek detail ukurannya:
Online:Â Kalau kamu membeli buku secara online, bisa lihat dari foto produknya, biasanya sudah bisa dikira-kira terkait ukurannya, terkadang penjual buku di marketplace juga sudah mencantukan ukurannya, seperti ada yang langsung menaruh penggaris di samping bukunya, kemudian juga ada yang mencantumkan ukurannya dengan mengedit di samping foto bukunya, hingga bisa lihat di deskripsi atau foto produk. Namun, supaya lebih jelas, jangan ragu untuk konfirmasi langsung ke penjualnya, ya.
Offline:Â Sangat mudah jika kamu membeli bukunya secara langsung, bisa langsung kamu buka halaman depan (seperti foto yang saya sematkan diatas, atau poin 5 ini), terletak setelah tulisan cover (judul) dalam, atau (halaman tertulisnya nama-nama penulis, editor, judul, hingga penerbitnya).
6. Jangan Tergiur Harga Murah
Bicara harga murah, tentu membuat banyak orang tergiur, apalagi jika menyangkut barang-barang kesukaannya.