Mohon tunggu...
Dimas Saputra
Dimas Saputra Mohon Tunggu... Penulis - CW

Journalist & Freelance Writer

Selanjutnya

Tutup

Politik Pilihan

Cuci Tangan, Istana Enggan Bela Martabat Bangsa dari Fitnah Asia Sentinel

19 September 2018   15:46 Diperbarui: 19 September 2018   15:58 1580
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Foto Moeldoko saat bertemu dengan Lin Neumann, Ketua AmCham Indonesia bersama wakil dari ExxonMobil, Ernst & Young, Coca Cola, GE, CastleAsia, Freeport, GM yang merupakan anggota AmCham President Advisory Council. (Foto: www.jawapos.com)

Jangan pula ikut menari di gendang lawan yang hendak memecah-belah bangsa. Mentang-mentang yang difitnah adalah kalangan oposisi, tidak sepantasnya juga penguasa meraup untung.

Buat apa kembali memenangi kontestasi, jika bangsa ini hancur binasa karena diadu-domba. Apa gunanya berkuasa lagi, kalau citra negara menjadi buruk rupa di luar sana.

Marilah pikirkan kepentingan yang lebih besar, yakni nama baik bangsa ini, ketimbang mengutamakan ambisi berkuasa yang hanya bisa dinikmati sementara.

Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Politik Selengkapnya
Lihat Politik Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun