Mohon tunggu...
Difa Shop
Difa Shop Mohon Tunggu... Menebar Manfaat dan Kebaikan buat Sesama

https://www.difashop.com toko online terpercaya jual produk kecantikan dan kosmetik aman standar BPOM harga murah dan terjangkau. Dapatkan produk berkualitas dan layanan memuaskan dari kami

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan

Klasifikasi Kemasan Produk dan Tujuan Pengemasan Produk

27 Januari 2020   11:54 Diperbarui: 9 September 2020   09:33 28283
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
jenis kemasan via gs1.org

Klasifikasi kemasan produk umumnya disesuaikan dengan tujuan penggunaan kemasan tersebut. Twinpack Indonesia, selaku supplier kemasan, kali ini akan mengulas klasifikasi kemasan berdasarkan struktur isi, frekuensi pemakaian dan tingkat kesiapan pakai produk.

Klasifikasi Kemasan Produk

Kemasan atau packaging untuk produk seperti kopi yang bisa digunakan juga hadir dalam berbagai jenis dan memang cukup beragam. Jenis-jenis ini meliputi:

Jenis kemasan berdasar struktur isi

Jenis kemasan produk yang pertama adalah dilihat dari struktur isi yang kemudian terbagi ke dalam tiga jenis, yakni:

  • Kemasan primer, yakni kemasan yang dipakai langsung untuk membungkus produk. Misalnya kemasan botol kaca untuk mengemas produk susu cair. 

  • Kemasan sekunder, yakni kemasan yang berfungsi melindungi kemasan lainnya. Contohnya adalah kotak karton untuk melindungi kemasan susu dari aluminium foil. 

  • Kemasan tersier, yakni kemasan yang ditambahkan saat proses pengiriman sebagai pelindung. 

Jenis Kemasan berdasarkan frekuensi pemakaian 

Jenis kemasan juga dilihat dari frekuensi pemakaiannya, dan terbagi lagi menjadi tiga jenis. Yaitu: 

  • Kemasan sekali pakai, yakni yang langsung dibuang ketika isinya dipakai seperti plastik wadah permen. 

  • Kemasan multi trip, yakni kemasan yang bisa dipakai berulang kali oleh produsennya. Seperti botol kecap yang akan dikembalikan konsumen ke pedagang untuk disetorkan kembali ke produsen. 

  • Kemasan yang tidak pernah dibuang, sehingga kemasan ini akan dipakai terus-menerus. Sebagai contoh adalah kemasan kaleng biskuit yang bisa dipakai untuk keperluan rumah tangga.

Jenis Kemasan berdasar tingkat kesiapan pemakaian

Jenis kemasan berikutnya adalah dilihat dari tingkat kesiapan untuk dipergunakan, dibagi ke dalam dua jenis. Yaitu: 

  • Kemasan siap pakai, sehingga kemasan ini didesain untuk bisa langsung dipakai. 

  • Kemasan siap dirakit, yakni jenis kemasan yang sebelum digunakan perlu dirakit terlebih dahulu. 

Kemasan untuk produk dagang memang cukup beragam, tak hanya jenis namun juga fungsinya. Mengetahui secara detail dari kemasan ini akan membantu memilih dengan benar agar produk terlindungi sekaligus laris di pasaran. Maka jangan asal-asalan dalam memilih kemasan produk jika tidak ingin gulung tikar.

Tujuan Pengemasan Produk


Sebuah produk yang akan dipasarkan memang perlu dikemas, namun apa tujuannya? Menurut Louw dan juga Kimber, menjelaskan bahwa pengemasan produk (product packing) secara umum memiliki beberapa tujuan. Tujuan ini antara lain:

Barrier protection

Tujuan pertama dari penggunaan kemasan adalah barrier protection yakni kemasan digunakan dengan tujuan melindungi produk dari kondisi lingkungan. Misalnya saja melindungi produk dari kondisi kelembaban, debu, dan juga kotoran yang ada di lingkungan dimana produk tersebut ada. Perlindungan dari kemasan akan memastikan produk tidak rusak dan tetap dalam kondisi segar sekaligus bersih.

Physical protection

Tujuan kedua dari penggunaan kemasan produk adalah untuk melindungi produk dari kondisi sekitar yang berpotensi merusak fisik produk tersebut. Maksudnya adalah melindungi produk dari beberapa kondisi yang berpotensi merubah kondisi fisik produk. Misalnya saja produk menjadi rusak akibat gesekan atau guncangan di dekatnya, sehingga kemasan bisa menekan kemungkinan tersebut. 

Information transmission

Penggunaan kemasan dalam pemasaran sebuah produk ke masyarakat adalah untuk memberikan berbagai informasi yang dirasa penting sekaligus dibutuhkan. Informasi disini tentu saja masih berhubungan dengan produk yang dikemas di dalamnya. Contohnya adalah informasi mengenai cara mengolah produk seperti cara memasak untuk produk mie instan. 

Containment

Tujuan berikutnya dari penggunaan kemasan adalah untuk mempermudah proses distribusi dan penataan produk di gudang maupun kendaraan distribusi. Kemasan yang dilengkapi keterangan atau informasi mengenai jenis, komposisi cara menyimpan, dan sebagainya. Nantinya akan membantu proses pendistribusiannya agar aman dan terjaga kualitasnya hingga diterima oleh konsumen.

Marketing

Menggunakan kemasan untuk produk dagang juga bertujuan untuk mendukung proses pemasaran. Kemasan yang terkesan profesional akan mampu menarik minat konsumen untuk membeli sebab yakin kualitas produk terjaga baik berkat kemasan yang baik pula.

Reducing theft

Tujuan terakhir dari kemasan sebuah produk adalah untuk meminimalisir resiko pencurian. Sebab kemasan ini akan menentukan apakah produk sempat dirusak atau diambil sehingga jumlahnya berkurang.

Selain itu, dikenal pula beberapa jenis kemasan berdasarkan bahan pembuatannya. Ada kemasan kertas, kemasan aluminium foil, kemasan platik dan lain sebagainya.

Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana. Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun