Piala asia U-23 sudah usai beberapa hari yang lalu. Timnas Indonesia mencatatkan sejarah luar biasa di turnamen tersebut, bermain sebagai tim debutan, timnas kesayangan kita bisa langsung mencapai semifinal untuk pertama kalinya. Skuad garuda muda masih menyisakan satu laga menghadapi Guinea U-23 pada nanti malam, untuk merebutkan tiket ke Olimpiade Paris 2024. Ini merupakan sesuatu yang membanggakan bagi pendukung timnas indonesia.
Bagi mayoritas penggemar sepak bola Indonesia yang benar-benar paham akan sepak bola, mereka pasti tidak memiliki ekspektasi tinggi bagi terhadap timnas kesayangan, apalagi melihat ada beberapa pemain kunci yang tidak bisa bermain melawan Guinea nanti malam. Meskipun tetap ada secercah harapan kepada timnas untuk menang dan bisa berpartisipasi di Olimpiade Paris 2024, namun nampaknya para supporter ini tidak ambil pusing jika Indonesia takluk.
Selain itu, banyak pula yang menggunakan momentum bangkitnya timnas di pentas Asia sebagai ajang “cari panggung” kepada masyarakat sekitarnya, mengingat sebentar lagi akan ada agenda politik Pilkada serentak pada akhir 2024 nanti. Hal ini terlihat banyak pihak atau politisi yang berpotensi untuk maju ke pilkada mengadakan nobar akbar dengan poster yang lebih banyak menampilkan tokoh politik tersebut daripada pemain timnas itu sendiri. Selain itu, nobar tersebut uniknya juga mayoritas hanya dilakukan ketika laga semifinal saja, hanya sedikit yang masih mengadakan nobar ketika perebutan tempat ke-3 kemarin, apalagi laga nanti malam melawan Guinea. Hal yang sama juga tidak nampak ketika timnas senior bermain di kualifikasi Piala Dunia yang masih menyisakan dua pertandingan atau ketika Piala Asia timnas senior kemarin. Padahal Indonesia masih terus membutuhkan dukungan, terlepas hasil dari laga itu nantinya.
Malang memang, namun hal ini selalu saja terulang. Jika kita flashback ke final AFF 2020 yang berlangsung tahun 2021, ketika timnas mencapai final, banyak poster politisi yang memanfaatkan momen tersebut. Bahkan ketua PSSI saat itu, Mochamad Iriawan atau yang lebih dikenal dengan Iwan Bule juga menjadi salah satu yang memanfaatkan hal itu.
Begitulah posisi ketua PSSI, selalu terlihat seksi untuk politisi yang berencana untuk mencalonkan diri di pesta politik yang akan datang atau petinggi klub yang ingin mengeruk keuntungan bagi dirinya dan kelompoknya sendiri. Yah, terlepas bagaimanapun itu, meskipun saya pribadi tidak berharap banyak dengan PSSI, tapi tentunya kita tetap ada sekecil harapan suatu saat nanti timnas Indonesia yang kita sayangi bisa mendapat prestasi tertinggi dan apapun hasilnya nanti malam, timnas sudah memberikan yang terbaik.
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI