PENGENALAN E-COMMERCE UMKM RAJUT KLAMPOK KASRI OLEH MAHASISWA PMM UMM
Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang melakukan pengabdian kepada masyarakat oleh mahasiswa (PMM) membantu memasarkan produk UMKM rajut di RW 02 Klampok Kasri, Kec. Klojen, Kota Malang. Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) ini adalah untuk mengaplikasikan Hirilasi dari hasil penelitian Universitas Muhammadiyah Malang (UMM)
Para mahasiswa di bawah bimbingan dosen Ibu Dra. Arfida Boedirochminarni, M.S, Bapak Zainal Arifin, S.E. M.Si,an  Ibu Happy Febrina Hariyani, S.P, M.Si.  itu merupakan kelompok 132 PMM Mitra Dosen yang beranggotakan lima orang yakni Tania Zahra Zhafira, Galang Samodra, Muhammad Tholha Mulyadi, Hana Paramita Mastiti dan Syahrani Dea Nadine.
Menurut Bu Atik selaku Ketua UMKM Rajut, selama ini beliau memiliki kendala  dalam penjualan produknya. Jadi para anggota UMKM Rajut hanya menjual dan mempromosikan hasil karyanya melalui whatsapp saja. "saya juga berharap dapat memesarkan produk saya secara luas melalui media sosial tidak hanya WhatsApp saja, melainkan juga melalui Instagram, website dan e- commerce. Produk rajut yang semakin dikenal oleh masyarakat dapat menarik perhatian masyarakat untuk memesan produk rajut tersebut dapat dijadikan souvenir pernikahan maupun oleh-oleh." Kata Bu Atik.
Melihat permasalahan tersebut, kelompok PMM 132 membuat program kerja berupa pendampingan pembuatan akun shopee. Harapannya agar anggota UMKM rajut bisa menjual dam mempromosikan hasil karyanya ke shopee agar produknya bisa lebih dikenal oleh banyak orang.
Tujuan dari program kerja ini adalah membantu masyarakat UMKM RW 02 Klampok Kasri dalam menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapinya dalam upaya mengembangkan usaha, terutama dalam segi pemasaran melalui E-Commerce (Shopee) yang diharapkan akan tercipta kemandirian secara ekonomi dan meningkatnya pendapatan usaha mereka.
Menurut Tania, pelaksanaan program yang pertama yakni pengenalan shopee dan pembuatan akun shopee. Mahasiswa memberikan pengajaran terlebih dahulu mengenai apa itu e-commerce shopee berupa teori. Kegiatan pengenalan shopee dilakukan di awal karena ingin memberikan pemahaman dasar kepada anggota UMKM rajut mengenai shopee, sebelum mereka melakukan penjualan.
Mahasiswa memberikan materi mengenai e-commerce
Program yang kedua yakni, pelatihan tentang cara menggunakan aplikasi Shopee dan melakukan praktik penjualan. Terkait dengan program yang kedua ini terdapat tiga kegiatan yang dilakukan yakni pertama melakukan pendaftaran toko shopee ,yang kedua melakukan upload produk rajut yang ingin dijual, dan program yang ketiga yaitu pengisian rekening bank. Peralatan yang disiapkan pada program kedua ini adalah: Handphone Android/ios, Sinyal Jaringan Internet, Nomor Telepon, KTP, Nomor Rekening, Nama Toko, Logo, Sample Foto Produk.
Setelah peralatan terpenuhi masuklah pada tahap praktik penggunaan shopee, dan langkah-langkahnya adalah sebagai berikut: Langkah awal yang harus dilakukan adalah untuk mendownload shopee terlebih dahulu pada telepon genggam yang sudah disediakan bisa dari playstore maupun appstore. Lalu Buka aplikasi yang sudah didownload kemudian klik "daftar" dan masukkan nomor telepon yang aktif dari si penjual, tidak hanya memakai no telepon pengguna juga bisa mendaftar lewat akun google, facebook, dll. Â Lakukan verifikasi untuk bisa masuk ke dalam shopee, shopee akan memberikan pesan angka sebagai kode verifikasi shopee, biasanya berupa email, sms, dan pesan lainnya. Setelah pesannya masuk, masukkan kode yang sudah ada. Â Langkah selanjutnya adalah mengatur kata sandi akun, untuk keamanan akun, shopee memberikan fiture keamanan tersebut agar terhindar dari kejahatan, atau dapat gampang diakses oleh orang asing. Dan lanjut klik daftar. Akun shopee sudah selesai dibuat/aktif.
Kemudian pengguna akan di arahkan ke kolom saya, Â untuk membuat akun penjual dan toko penjual klik pada bagian "mulai jual" lalu pilih mulai pendaftaran. Â Isi nama toko yang sudah disiapkan sebelumnya, kemudian klik alamat & jasa pengiriman sesuai alamat toko, pilih jasa pengiriman apa saja yang diinginkan untuk toko. Lalu mengisi nomor telepon penjual, kemudian melakukan kode verifikasi lagi seperti pembuatan akun shopee yang awal. Â Klik lanjut, lalu aploud foto produk yang ingin dijual, ketik nama produknya, lalu ketik deskripsi dari produk yang ingin dijual bisa berupa keunggulan dari produk dll, pilih juga produknya masuk ke kategori apa seperti cemilan, kecantikan, dll. Jika pengisian memiliki bintang merah artinya harus/wajib di isi, jadi langkah selanjutnya adalah mengisi kolom wajib, seperti merek, jenis produk, harga, stok, disesuaikan dengan produk yang di jual. Jika sudah selesai semua, klik tampilkan, lalu klik kirim. Akun penjual selesai dibuat. . Untuk pengisian rekening bank klik kartu/rekening bank, kemudian pilih bisa menggunakan kartu kredit, BCA one klik, Bri direct debit, dan Rekening bank. Sesuaikan dengan yang diinginkan, karena rekening bank dibuat untuk melakukan penarikan saldo penjualan jadi wajib untuk di isi.
Kesimpulan yang didapatkan dari pembahasan diatas adalah bahwasanya kegiatan dari pengabdian masyarakat ini tentunya dilakukan dengan tujuan untuk memberikan literasi mengenai teknologi, penjualan online, e-commerce, dan penggunaan shopee, untuk kegiatan ini memberikan dampak positif dengan memberikan pengajaran dari kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat/pelaku usaha mengenai materi yang sudah di paparkan dan dijelaskan.
Diharapkan setelah adanya pelatihan dan pembuatan E-Commerce di RW 02 Klampok Kasri ini dapat membantu dalam pemasaran produk dan justru lebih memberikan nilai tambah serta menghemat beberapa proses pemasaran karena E-Commerce dapat merambah dunia pasar lebih luas.
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H