Maulid Nabi Muhammad SAW di Islamic Center Bekasi, Senin (16/9/2024).
Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bekasi mengadakan maulid akbar dan dzikir kebangsaan dalam rangka memperingatiKegiatan yang disiarkan langsung MUI TV Kota Bekasi dihadiri oleh Pj Walikota Gani Muhammad, mantan Wakil Walikota Bekasi Ahmad Saikhu dan tiga bakal paslon walikota/wakil walikota. Ketiganya adalah Tri Adhianto-Harris Bobihoe, Heri Koswara-Sholihin dan Uu Saeful Mikdar-Nurul Sumarheni.
Acara diawali dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ketua MUI Kota Bekasi, KH Mir’an Syamsuri didampingi KH Soekandar Ghozali, Ketua FKUB Kota Bekasi Abdul Manan dan perwakilan tokoh lintas agama.
pilkada damai di Kota Bekasi tahun 2024.
Sekretaris MUI Kota Bekasi, H. Hasnul Kholid selaku ketua panitia mengatakan dzikir kebangsaan diadakan dalam rangka mensyukuri HUT Kemerdekaan RI yang ke-79 dan menyukseskan“Acara ini untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dan sebagai bentuk komitmen untuk menjaga persatuan dan kedamaian menjelang pelaksanaan pilkada pada 27 November 2024, “ ucapnya.
Ketua MUI Kota Bekasi, KH Mir’an Syamsuri mengajak segenap pengurus MUI di semua tingkatan dan masyarakat untuk menyambut pilkada dengan penuh riang gembira.
Pilkada merupakan pesta rakyat yang memberikan kesempatan bagi warga masyarakat untuk memilih kepala daerah secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil.
“MUI secara kelembagaan bersifat netral dan tidak memihak pada salah satu pasangan calon, tetapi sebagai individu, pengurus MUI memiliki hak politik untuk memilih paslon sesuai dengan keyakinannya masing-masing, “ kata Kyai Mir’an.
Sementara Ketua FKUB Kota Bekasi, H. Abdul Manan mengapresiasi MUI Kota Bekasi yang telah menyelenggarakan acara maulid dan dzikir kebangsaan sebagai upaya mensyukuri kemerdekaan Indonesia, meneladani Rasulullah SAW serta menciptakan momentum pilkada yang jujur, aman dan damai.
“Warga Kota Bekasi yang penuh keberagaman harus senantiasa menjaga kerukunan dan persaudaraan, menghormati perbedaan dalam rangka membangun masyarakat yang harmonis dan demokratis, “ pesannya.
Wakil Ketua Dewan Pertimbangan MUI Kota Bekasi, H. Zaini Sidi mengungkapkan rasa syukur karena seluruh stakeholder dapat berkumpul dalam suasana penuh kerukunan dan kedamaian.Â
Hal ini sebagaimana yang menjadi keinginan kita bersama, kedepan selalu rukun dan damai dalam menghadapi pilkada serentak.
“Kami atas nama dewan pertimbangan MUI Kota Bekasi mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh jama'ah yang telah berkenan hadir, kepada semua pihak yang turut berkontribusi dan mendukung terselenggaranya acara ini. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan, “ ucapnya.
Menutup acara tersebut, Pj Walikota Bekasi, Gani Muhammad berharap acara dzikir akbar dapat membuat suasana kota Bekasi lebih sejuk, teduh, aman dan nyaman menjelang pilkada meski terdapat tiga paslon yang akan berkontestasi.
“Insya Allah dari ketiga paslon ini adalah calon-calon terbaik, siapapun yang terpilih dapat meneladani kepribadian Rasulullah SAW yaitu jujur, amanah, tabligh dan fathonah dalam memimpin Kota Bekasi, “ harapnya.
Turut memeriahkan acara penampilan tari-tarian dari pelajar SDN Kaliabang III Bekasi Utara, Tim Qasidah Jamaah Tahsin MUI TV yang diasuh oleh H. Hasnul Kholid dan Ustadz Nurhakim serta Tim Hadroh Majlis Taklim Raudhatul Qiyar dari Kaliabang, Medan Satria. (dwh)
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H