Mungkin pekerjaan ini masih dilihat sebagai aktivitas kekeluargaan yang perlu dimaklumi, namun tetap saja harus memperhatikan dampak-dampak negatif yang bisa terjadi sebagai akibat dari sebuah pekerjaan.
Para orang tua hendaknya harus mulai memikirkan kesehatan anak yang menjadi pekerja di ladang tembakau. Tidak hanya memikirkan pendapatan dari hasil bekerja anaknya yang bisa membantu ekonomi keluarga, namun memperhatikan juga usia anak apakah sudah layak bekerja, serta lingkungan pekerjaan yang bisa berdampak buruk pada kesehatan.
Mengapa harus ada pekerja anak di ladang tembakau? Untuk membantu ekonomi keluarga kah? Adalah tanggung jawab setiap orang tua untuk menghidupi anaknya yang masih dibawah umur. Bukan dibalik, anak yang masih dibawah umur yang justru menghidupi keluarganya, apapun pekerjaannya.
Mari selamatkan anak bangsa dari kejahatan nikotin yang mengancam sejak dini!
(dnu, ditulis sambil menunggu laporan bulanan dimulai, 1 Juni 2016, 14.49 WIB)
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H