Poin plus dari membaca seperti di Webtoon dan utas/microblog itu pelakunya seperti tak merasa itu aktivitas membaca karena kegiatan tersebut menyenangkan. Padahal tak sedikit utas horor yang berepisode-episode baru tamat. Jika dibukukan, sudah lebih dari 50 halaman.
Nah, ada lagi bentuk bacaan yaitu dalam bentuk podcast atau audio books. Kalau jaman dulu ada siaran radio dan kaset seperti Sanggar Cerita, nah pada era saat ini juga ada audio books. Kalian juga bisa pilih ceritanya, yang klasik atau yang modern. Audio books ini bisa dinikmati gratis di Spotify, BBC Learning English, dan di YouTube.
Poin plusnya ada di audio books ini kegiatan ini juga bisa dilakukan kapan saja. Ketika kita memasak atau menyapu, maka kita tetap bisa mengetahui sebuah isi buku atau ceritanya dengan mendengarnya. Sama dengan kegiatan membaca secara konvensional, membaca lewat audio books juga membantu kita berimajinasi. Apalagi biasanya juga ada efek suara tertentu yang membuat pendengar juga berdebar-debar.
Lima Menitan Membaca Dapat Apa?
Aku pernah berada dalam episode malas sekali membaca buku. Buku fisik dan buku digital rasanya tak menarik. Tapi aku lupa jika aku suka membaca komik di Webtoon dan rajin membaca utas horor di Twitter.
Dalam lima menit, aku bisa membaca beberapa episode cerita di Webtoon. Aku juga bisa membaca satu utas pendek cerita di Twitter atau microblog di Instagram.
Ketika coba kuterapkan lima menitan tersebut di buku digital dan buku fisik, aku bisa membaca  lima halaman buku atau lebih untuk buku yang tidak begitu kompleks. Intinya dalam lima menit, aku bisa tetap membaca, meski hanya beberapa lembar. Jika kebiasaan ini kuterapkan setiap hari maka dalam satu bulan aku bisa menamatkan satu buku. Lima menit dalam 24 jam rasanya tidak begitu lama, hanya 0,34% dari satu hari.
Bulan Ramadan Bisa Dijadikan Start Membentuk Kebiasaan Membaca
Bukan Ramadan ini bisa dijadikan awalan untuk membentuk kebiasaan membaca. Kita bisa mengalokasikan waktu lima menit saat sahur, saat ngabuburead, atau jelang tidur untuk membaca.
Kebetulan Gramedia sedang mengadakan tantangan membaca buku 30 hari selama bulan Ramadan ini. Tantangan ini memacuku untuk banyak membaca. Jika tak mood membaca, kupaksakan diri untuk membaca komik humor. Ini sungguh membantu.