Belum banyak sutradara Indonesia yang membidik genre road movie. Padahal, dengan keindahan panorama yang dimiliki berbagai daerah, potensi akan road movie itu besar.Â
Namun, tentu saja panorama indah bukan semata-mata penentu keberhasilan sebuah road movie. Yang lebih utama adalah jalinan cerita dan akting pemainnya. Nah, film Kulari kePantai berhasil memenuhi kriteria road movie yang menghibur dan pas sebagai tontonan keluarga.
Kulari ke Pantai bercerita tentang keluarga Samudra Biru (Maisha Kanna) alias Sam yang tinggal di Pulau Rote. Sam bersama ibunya, Uci (Marsha Timothy) dan Irfan (Ibnu Jamil) tinggal berpindah-pindah.Â
Kini mereka tinggal di pulau Rote, NTT Â yang memiliki pantai yang indah. Mereka memang suka akan kegiatan alam, termasuk Sam yang baru berusia sepuluh tahun. Setiap hari, Sam rajin berlatih berselancar. Ia ingin pandai berselancar seperti idolanya.
Saat liburan sekolah, ketiganya menghadiri ulang tahun si nenek di Jakarta. Uci menjanjikan kepada putrinya sebuah perjalanan darat berdua menuju G-Land, sebuah pantai dengan gelombang laut yang banyak dicari peselancar dunia. G-Land ini terletak di Banyuwangi. Diperkirakan idola Sam, Kailani Johnson, sedang berselancar di sana.
Keduanya tak akur. Dengan saling cemberut, Sam dan Happy pun melakukan perjalanan darat bersama. Apakah akhirnya dua sepupu itu bisa rukun? Apakah Sam berhasil bertemu Keilani?
Film Perjalanan yang Hangat dan Menyetil
Waktu film ini mulai ramai diperbincangkan sejak beberapa bulan silam, aku pun ikut-ikutan penasaran. Pasalnya sutradaranya adalah Riri Riza dan salah satu pemeran utamanya si cantik Marsha Timothy. Wah biasanya film-film Riri Riza bagus dan akting Marsha juga semakin teruji.
Ketika membaca judulnya aku tergelak. Wah ini memang Miles Film banget karena judulnya diambil dari baris dalam puisi buatan Rangga yang dibacakan Cinta saat mereka kencan di film Ada Apa dengan Cinta?
Berikut cuplikan puisi Tentang Seseorang