Mohon tunggu...
Dian Kusumawardani
Dian Kusumawardani Mohon Tunggu... Freelancer - Haloo, saya adalah seorang ibu rumah tangga profesional. Bekerja paruh waktu sebagai pengajar Sosiologi dan Sejarah di BKB Nurul Fikri. Juga suka menulis dan sudah menghasilkan 6 buku antologi dan 1 buku solo. Saya juga seorang konselor laktasi dan blogger.

Home Educator Omah Rame, Pengajar di BKB Nurul Fikri, Konselor Laktasi, Content Creator

Selanjutnya

Tutup

Kurma Pilihan

Lebaran Sebentar Lagi, Sudahkan Ada Kue Lebaran di Rumah?

7 Mei 2021   13:03 Diperbarui: 7 Mei 2021   13:07 1090
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Kue lebaran | olahan pribadi

Kue kering biasanya hanya bisa dinikmati oleh kaum bangsawan. Tradisi kue kering di Indonesia masuk pada masa kolonialisme. Saat itu, orang-orang Eropa yang datang ke Indonesia lah yang memperkenalkan kue kering ini.

Nastar misalnya, masuk ke Indonesia saat penjajahan Belandan  Kue ini menjadi pengganti pie blueberry yang menjadi kegemaran bangsa Belanda.

Nastar adalah kepanjangan bahasa Belanda yaitu "Ananas/ nanas" dan "Taart/tart/pie" yang artinya Tart nanas.

Kue Lebaran Favorit

Bicara tentang kue lebaran, apa saja sih kue lebaran yang biasanya teman-teman hadirkan di rumah? Kebanyakan pasti sama ya kue-kue nya, kalaupun ada yang berbeda biasanya hasil dari inovasi kue yang sudah ada sebelumnya, misalnya saja nastar keju.

Bagaimana dengan saya? Apa sih kue lebaran favorit saya?

Berikut ini adalah kue kebaran favorit saya :

Nastar
Kastengel
Putri salju
Kue kacang
Lidah kucing
Choco cip
Kue semprit

Selain kue-kue kering diatas, biasanya di rumah juga ada aneka jajanan lainnya. Misalnya kacang goreng, snack untuk anak-anak dan permen.

Kue Lebaran, Tim Beli atau Tim Bikin Sendiri?

Akhir-akhir ini di beranda saya banyak sekali teman-teman yang posting kesibukan saat sedang membuat kue lebaran.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Kurma Selengkapnya
Lihat Kurma Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun