Saya sangat berharap agar mereka bisa menjalankan tugas mereka dengan baik pada Perayaan Ekaristi esok harinya karena untuk itulah kami latihan.
Dari pengalaman ini saya merefleksikan bahwa tugas yang dipercayakan kepada kita harus dikerjakan. Itu adalah wujud tanggung jawab kita kepada yang memberi tugas. Itu juga merupakan bagian dari pemberian diri kita untuk kebaikan bersama.Â
Jangan menyerah pada kelemahan tetapi sebaliknya menjadikan kelemahan itu sebagai pendorong untuk membangkitkan kreatifitas diri.
Hal kedua yang bisa saya refleksikan dari pengalaman ini ialah, bahwa dalam menjalankan tugas diperlukan kerendahan hati untuk bekerja sama.Â
Meskipun dari segi akademis saya telah mempelajari secara khusus hal-hal yang berkaitan dengan liturgi yang membuat saya dinilai layak menjadi pendamping bagi mereka, namun saya tetap membutuhkan kerja sama dari mereka.
Kerja sama yang saya lakukan sore itu ialah dengan memberi kesempatan kepada mereka untuk saling mengoreksi sehingga kami semua yang hadir saat itu mengerti mana yang kurang baik dan mana yang sudah baik.Â
Dengan demikian, dalam proses pelatihan di sore itu, baik mereka maupun saya sedang meningkatkan kemampuan diri.
Syukur kepada Tuhan atas pengalaman sore itu. Semoga kedepannya saya semakin mampu menjadi pendamping bagi mereka dalam mempersiapkan diri menjadi petugas liturgi.
Keterangan:
Petugas liturgi itu ialah mereka yang bertanggung jawab untuk melaksanakan hal-hal yang termuat dalam suatu Perayaan Ekaristi seperti Membaca Sabda Allah, Menyanyikan Mazmur, Mendoakan Doa Umat dan menjadi dirigen.
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI