Formula 1 akan menambahkan balapan teranyarnya di Spanyol mulai tahun 2026 setelah malam kemarin (23 Januari 2024) mengkonfirmasi Grand Prix Madrid, yang direncanakan akan digelar sampai 2035.
Kejuaraan ini akan dihelat di venue pameran IFEMA dan akan menggunakan sirkuit sepanjang 3,39 mil (5,4 KM) yang mengelilingi kompleks serta beberapa jalan setempat dengan sekitar 20 belokan. Dengan prediksi waktu putaran lap saat kualifikasi sekitar 1 menit 32 detik.
Hal ini dianggap penting  karena mereka memperkirakan 90% dari 110.000 penonton akan dapat menggunakan transportasi umum untuk menghadiri acara ini, menjadikannya salah satu "acara F1 paling 'sustainable' dalam musim ini."
F1 sebelumnya belum pernah mengadakan balapan di ibu kota Spanyol ini. GP jalanan kali ini bukan balapan jalanan yang biasa, tetapi lebih mirip dengan lintasan hybrid seperti Grand Prix Miami, Australia dan Kanada, dengan memanfaatkan lahan yang F1 sebut"street and non-street sections."
Bagaimana dengan Barcelona?
Sama seperti konflik di La Liga, permasalahna di GP Spanyol ini memperlibatkan kota barcelona dan Madrid. dan tentunya keputusan ini juga menimbulkan pertanyaan serius tentang nasib venue F1 di Barcelona, yang merupakan kota terbesar kedua di Sepanyol tersebut.
Circuit de Barcelona-Catalunya telah menjadi tuan rumah 33 Grand Prix sejak pertama kali muncul di kalender pada tahun 1991, menjadikannya lintasan F1 Spanyol yang paling sering digunakan.
Meskipun demikian, lintasan ini kesulitan meyakinkan F1 bahwa ia layak mendapatkan tempat di kalender F1 dan dianggap belum sebanding dengan  venue klasik Eropa lainnya seperti Silverstone, SPA, Monza dll dalam hal layanan dan hiburan.
Balapan Madrid yang dimulai pada tahun 2026, seiring dengan berakhirnya kontrak Sirkuit de Barcelona-Catalunyaakan, sehingga setidaknya nanti ada satu musim dimana dua F1 GP diselenggarakan di Spanyol.