Dari anak, pengamatanku beranjak kepada remaja, masyarakat daja2 ternyata cukup banyak tertarik, dewasa bahkan lanjut usia. Remaja sepertinya lebih tertarik dengan foto2 besar ukuran A3 yang aku cetak untuk mewakili pengirim surat2 balaan untuku.
Misalnya, kucetak foto besar ukuran A3 tentang Roger Moore, sebagai peeran James Bond 007, yang mewakili surat balasan untukku dari Roger Moore. Atau Lima Sekawan, sebagai cara untuk menarik pengunjung ke frame surat dan foto2 balasan dari The Famous Five, karangan  Enid Byton. Ada Julian, Dick, George, Anne dan si anjing cerdik, Tim.
Remaja2 lainnya yang tertarik karena 'suasana' romantic pasangan pangeran Charles dan Putri Diana. Mereka ternyata sangat suka dengan itu. Bahkan beberapa pasangan muda, bergandengan tangan, mengamati prangko2 pasangan Pangeran Charles dan Lady Diana.
Bahkan, tahu ga?
Di ujung sana, aku sempat membidik kameranku dengan zoom, ktika sepasang remaja, apakah karena mereka 'jadian', atau Cuma bermain2 saja, si cowo memberikan seikat kembang kepada si cewe, dengan latar belakang prangko Lady Diana!
Remaja2 itu biasanya bergerombol. Dari remaja SMP, SMA atau pemuda kuliahan. Sepertinya mereka awalnya hanya ingin berjalan2 atau makan siang atau sore. Solaria adalah favorite merka, bukan? Dan Solaria berada tepat disamping area pmeranku ini. Sebelum atau setelah makan, mereka mampir ke area pameranku, dan bisa 'ngedon' bermenit2 sebelum pindah ke frame sebelahnya, yang menurut mereka menarik ......
![Dokumen pribadi](https://assets.kompasiana.com/items/album/2017/11/20/20171028-141237aaaaa-5a126a674d66917bb615dea2.jpg?t=o&v=770)
![Anak2 SMA dan mahasiswa, bahkan pemuda pemudi](https://assets.kompasiana.com/items/album/2017/11/20/20171026-124538aaaa-5a126a525169952cdf6df0a2.jpg?t=o&v=770)
![Dokumen pribadi](https://assets.kompasiana.com/items/album/2017/11/20/20171028-171640aaaaa-5a126a9963b2487e81302872.jpg?t=o&v=770)
![Remaja yang didampingi orang tuanya, bahkan orang tua lengkap. Iseng berjalan2 dan menemukan pameranku, dan mereka terinspirasi ......](https://assets.kompasiana.com/items/album/2017/11/20/20171028-173413aaaaa-5a126a9d4d669175db457bc2.jpg?t=o&v=770)
 Berbeda dengan kelompok dewasa. Mereka memang lebih selektif, dan mereka lebih 'angkuh'.
Jika anak2, remaja dan pemuda itu lebih 'ramah'. Aku menghampiri mereka, biasaya mereka mengangguk kepadaku dan member salam, "Siang tante', atau yang lain. Dan mereka akan manggut2 jika aku mengedukasi mereka tentang banyak hal. Mereka ramah dan selalu tersenyum, sementara mengikuti kursi rodaku, berjalan ke frame2 selanjutnya.
Tetapi keangkuhan pengunjung dewasa itu sangat terasa, jika aku menghampirinya dan mereka menghindar. Sering membuang muka dan acuh tak acuh. Pernah, aku menghampiri segerombolan pengunjung dewasa, akhirnya berbuntut kecewa.
 Masyarakat umum, terutama pengunjung dewasa, bukan hanya pengunjung kantoran yang memang ruang mainnya adalah Central Park Mall, tetapi keuarga muda atau ibu2 yang belanja dari apartemen2 sekitar Podomoro City.
Aku sih cuma mengamati sambil tersenyum2 sendiri. Jika ada waktu untuk candid, aku akan membidik mereka, karena wlau aku banyak duduk di 'meja kerjaku', disisi dekat escalator itu, pengunjung pun alu lalang untuk bertanya2 tentang koleksi2ku ini. Sehingga, sering kali aku tidak bisa candid, padahal aku ingin sekali untuk mengabadikannya.
Tetapi dari pengunjung dewasa ini lah, yang memberikan banyak teman dan sahabat2 baru. Bahkan, setiap hari di jam2 makan, aku tidak bisa makan, bahkan membeli makanan pun tidak sempat, karena jam2 itu justru padat sekali pengunjungya.
Tetapi justru pengunjung desawa umum inilah, yang sering membawakan aku makanan atau cemilan. Untuk teman makan. Puji Tuhan .....
Mereka tahu dan melihat aku benar2 kewalahan untuk menjawab pertanyaan2 pengunjung, dan mereka memberikan berkat untukku. Itu malaikant2 Tuhan juga, bukan? Â Â Terima kasih,Tuhan ......
***
Bagaimana dengan pengujung lanjur usia?
Justru, sepertinya pengunjung lanjut usia ini cukup menguasai area pameran ku kali ini. Mereka kebanyakan datang dijam2 yang 'sepi', tetapi justru jam2 iu menjadi ramai dipadati mereka. Yaitu jam mall buka sampai sesaat sebelum jam makan siang, lalu antara jam 14.00 sampai jam 17.00, sesaat sebelum jam pulang kantor. Karena di jam pulang kantor, pengunjung pameran akan membludag .....
Mengapa?
Setelah kutanya kepada salah seorang dari mereka, yang memang sengaja datang ke mejaku, beliau menjawab,
"Nak, saya senang sekali waktu saya melihat foto2 keluarga kerajaan Inggris. Jadi ingat jaman itu, dimana jaman say ingin sekali emlihat foto2 mereka"
"Soalnya, ada foto Bp Adam Malik, ada juga foto Bp Anton Sudjarwo. Memori jaman itu"
"Wah, saya senang sekali pemeran James Bond, Roger Moore. Sayang ya, baru meninggal. Dia ganteng sekali"
"Ini lho, favorite saya. Bionk Woman (sambil menunjuk surat balasan dari Lindsay Wagner)"
Ya ..... ternyata, promosiku dengan beberapa roller-banner berwarna sephia, adalah yang menarik minat pengunjung lanjut usia! Konsep ini memang aku tebarkan, karena memang surat2 balasan untukku ini memangn sudah berumur sekitar 35 tahun! Dimana, surat2 balasan ini aku dapatkan ketika aku masih aktif sekali untuk menulis surat kepada tokoh2 dunia.
Itu jaman aku masih berkesolah SD, dan kertas surat2 balasannya ini, sudah menguning dimakan usia. Dan itu memang menjadi sebuah 'warisan', heritage, dengan warna2 'tua'. Â Membuat mata mereka, pengunjung lanjut usia, menjadi muda kembali .....
Hahaha .....
Ternyata, konsep Pameran Filateli Kreatif "Peace and Freedom"di Central Park Mall sejak tanggal 23 sampai 29 Oktober 2017 lalu, ini mampu menyelaraskan semua pngujung. Dari pengujung anak2, remaja, pemuda, dewasa dan pngujung lanjut usia. Senangnya, konsep ini juga mampu emberikan nuansa yang berbeda.
Â
Bahwa, surat2 jadul pun, yang mungkin bagi yang tidak mengerti, cukup mampu memberikan alasan untuk datang dan mengamati koleksi2 prangko dan benda2 pos ini.
Bahwa, jika kita mau berkreatif sekreatif mungkin untuk mlakuka sesuatu, pasti ada yang merespon. Sebuah konsep yang mungkin cukup sederhana, tetapi memberikan dampak yang luar biasa, untuk sebuah nilai2 kreatif dari hobi jadul, tetapi keren ini ......
Sebelumnya :
Anak-Anak dalam Konsep 'Jadul'
Cerita tentang Pak Ali di Pameranku
Bapak Tua itu Menghilang Dalam Kegelapan Pagi .....
Pameran Filateli Bukan Hanya Sekedar Pameran Saja ......
Kisah Kehidupan di 'Negeri Dongeng' dalam Anganku
Kenanganku Terhadap Putri Diana Lewat Balasan Suratku
Kembang Untuknya, dengan Latar Belakang Prangko 'Princess of Wales'
Balasan Surat dari 2 Orang Presiden Amerika Serikat UntukkuÂ
Â
Memilih "Presiden Ronald Reagan", Daripada Makan Siang ... Hihihi ...
Detik-detik Pembukaan Pameran "Peace and Freedom"
Persiapan Pameranku, Dijaga oleh 'Malaikat' Tuhan
Ketika "Dunia" Menjadi Sahabatku .....
Pameran Terancam Batal, 'Malaikat Tuhan' Bertindak
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI